10 Provinsi dengan Populasi Babi Terbanyak di Indonesia, NTT Memimpin

10 Provinsi dengan Populasi Babi Terbanyak di Indonesia, NTT Memimpin

SIGNALBERITA.COM – Nobar Film Pesta Babi tengah menjadi sorotan publik saat ini. Namun, masih banyak orang belum mengetahui daerah mana saja yang memiliki Populasi babi terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah populasi babi nasional mencapai sekitar 3,65 juta ekor pada 2025.

Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya dan menunjukkan bahwa sektor peternakan babi masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di beberapa daerah.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat sebagai wilayah dengan populasi babi terbesar di Indonesia. Selain menjadi bagian dari kebutuhan konsumsi masyarakat lokal, peternakan babi di daerah ini juga berperan penting dalam aktivitas ekonomi dan budaya masyarakat setempat.

NTT Jadi Provinsi dengan Populasi Babi Terbesar

Berdasarkan data BPS, Nusa Tenggara Timur memiliki populasi babi mencapai lebih dari 1 juta ekor. Jumlah tersebut jauh melampaui provinsi lain di Indonesia.

Sementara itu, Sulawesi Selatan dan Bali menempati posisi berikutnya dengan jumlah populasi ratusan ribu ekor. Tingginya populasi babi di wilayah tersebut dipengaruhi oleh tingginya konsumsi masyarakat serta aktivitas peternakan yang telah berlangsung lama.

Daftar 10 Provinsi dengan Populasi Babi Terbanyak

Berikut urutan 10 provinsi dengan populasi babi terbesar di Indonesia:

  1. Nusa Tenggara Timur – 1.083.186 ekor
  2. Sulawesi Selatan – 474.070 ekor
  3. Bali – 433.481 ekor
  4. Sumatera Utara
  5. Sulawesi Utara
  6. Papua
  7. Kalimantan Barat
  8. Nusa Tenggara Barat
  9. Maluku
  10. Papua Barat

Populasi Babi Nasional Mengalami Kenaikan

Secara nasional, populasi babi di Indonesia mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya. Meski begitu, industri peternakan babi masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman penyakit hewan seperti African Swine Fever (ASF) yang sempat memengaruhi produksi di sejumlah daerah.

Pemerintah dan pelaku usaha peternakan terus mendorong pengawasan kesehatan hewan untuk menjaga stabilitas produksi dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat merugikan peternak.

Berperan dalam Ekonomi dan Kebutuhan Pangan

Peternakan babi menjadi salah satu sektor penting bagi ekonomi masyarakat di beberapa provinsi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Selain untuk kebutuhan lokal, sebagian hasil peternakan juga mendukung industri pengolahan pangan dan perdagangan antar daerah.

Dengan populasi yang terus meningkat, sektor peternakan babi diperkirakan masih akan memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan pangan dan ekonomi masyarakat di Indonesia.(Tim)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago