23 Ribu Lebih Pekerja Terkena PHK dalam Lima Bulan Terakhir, Ini Daerah Paling Tinggi

JAKARTA, Signalberita.com — Pada tahun 2026, Tenaga Kerja kembali menjadi sorotan, setelah ribuan pekerja kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang awal 2026.

Ribuan Pekerja Terdampak PHK

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebanyak 23.470 pekerja mengalami PHK dalam periode Januari hingga Mei 2026.

Jumlah tersebut menunjukkan masih adanya tekanan terhadap pasar kerja nasional. Ribuan pekerja harus menghadapi perubahan kondisi ekonomi, mencari sumber penghasilan baru, serta menyesuaikan kembali kebutuhan hidup setelah kehilangan pekerjaan.

Jawa Barat Catat PHK Terbanyak

Dari seluruh wilayah Indonesia, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pekerja terdampak PHK paling tinggi.

Tercatat sebanyak 5.044 pekerja atau sekitar 21,49 persen dari total kasus PHK nasional berasal dari Jawa Barat.

Selain Jawa Barat, beberapa daerah lain juga mencatat angka PHK yang cukup besar, yaitu Banten sebanyak 2.596 pekerja, Jawa Timur 2.332 pekerja, Kalimantan Timur 1.841 pekerja, DKI Jakarta 1.746 pekerja, Jawa Tengah 1.515 pekerja, Sumatera Selatan 920 pekerja, dan Sumatera Utara 906 pekerja.

Dampak PHK Bagi Pekerja dan Ekonomi

PHK tidak hanya berdampak pada hilangnya pekerjaan, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga pekerja.

Banyak pekerja harus mulai mencari peluang baru, meningkatkan keterampilan, serta beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

Kondisi ini juga dapat memberikan dampak lebih luas terhadap daya beli masyarakat apabila tidak diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja baru.

Faktor Penyebab Perubahan Dunia Kerja

Sejumlah faktor diduga memengaruhi meningkatnya angka PHK, mulai dari perlambatan industri, langkah efisiensi perusahaan, perubahan teknologi, hingga pengaruh kondisi ekonomi global.

Perusahaan di berbagai sektor terus melakukan penyesuaian agar dapat bertahan menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis.

Pemerintah Dorong Penguatan Tenaga Kerja

Pemerintah bersama berbagai pihak terus berupaya memperkuat sektor usaha, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kemampuan tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu hal penting bagi pekerja agar tetap mampu bersaing di tengah perubahan pasar kerja.

Data PHK ini menjadi pengingat bahwa perkembangan keterampilan dan kesiapan menghadapi perubahan menjadi bagian penting dalam menghadapi masa depan dunia kerja.

Sumber:

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Data ketenagakerjaan nasional Januari–Mei 2026.

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago