SUNGAIPENUH, SB – Sejumlah aset pemerintah kota Sungai Penuh, menjadi sorotan masyarakat, salah satunya seperti pos Portal Parkir yang berada di beberapa titik di tengah pusat kota Sungai Penuh.
Pantauan di lapangan terlihat pos Portal Parkir yang di bangun pada Zaman Walikota Asafri Jaya Bakri (AJB) tersebut terbiarkan rusak dan berkarat, tanpa ada di manfaatkan Pemerintah kota Sungai Penuh saat ini.
Pada Walikota Ahmadi Zubir portal ini tidak juga di manfaatkan, namun kini Kepemimpinan Walikota telah beralih ke Walikota Alfin.
Kondisi pos portal Parkir yang tujuanya untuk upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadi sorotan dari masyarakat karena tidak di manfaatkan untuk mengelola parkir di kota Sungai Penuh.
“Sangat di sayang Aset negara yang di biarkan rusak, yang menghabiskan uang negara tapi tidak di manfaatkan,”ungkap Hengki salah seorang warga Sungai Penuh.
Dirinya menyebutkan jika memang tidak di manfaatkan Portal tersebut kenapa tidak bongkar, karena mengganggu arus lalu lintas kendaraan.
“Kalau memang tidak manfaatkan lebih baik di bongkar saja, karena menganggu lalu lintas, bangkan sering membuat kemacetan,”sebutnya.
Ilham warga lain juga menyoroti hal tersebut. Dia mengatakan ini harus menjadi perhatian dari Walikota Sungai Penuh Alfin. “Kami mendukung penataan parkir dan ketertiban kota. Namun, pendekatannya harus ramah lingkungan dan estetis. Jangan sampai malah menjadikan kota ini tampak seperti kawasan industri,” ujarnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungaipenuh segera melakukan evaluasi, termasuk mempertimbangkan pembongkaran atau penggantian sistem parkir dengan metode yang lebih modern, tertib, dan tidak mengorbankan keindahan tata kota.
Di ketahui titik yang telah di pasang pos Portal Parkir di Sungai Penuh yakni di Jalan deretan Toko Sumber, Deretan toko Anda, Sudut Kincai Plaza dan Pintu Keluar Terminal Sungai Penuh.(Fra)








