JAMBI,SIGNALBERITA.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, angka pengangguran di provinsi itu turun tipis pada Agustus 2025. Jumlah pengangguran berkurang sekitar 3,7 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, menjelaskan bahwa jumlah pengangguran pada Agustus 2024 tercatat 86 ribu orang, sementara pada Agustus 2025 turun menjadi 82,35 ribu orang.
“Secara absolut, pengangguran berkurang sekitar 4 ribu orang dalam setahun terakhir,” kata Agus dalam paparan resmi BPS.
Meski ada perbaikan, ia menilai tantangan ketenagakerjaan di Jambi masih cukup berat. Penyebabnya, jumlah penduduk usia kerja terus meningkat. Pada Agustus 2025, jumlahnya mencapai 2,83 juta orang, naik 41,9 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, 1,93 juta orang masuk dalam kategori angkatan kerja.
Namun, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) justru melemah. BPS mencatat TPAK Jambi per Agustus 2025 berada di angka 68,37 persen, turun 0,49 persen poin dari tahun lalu.
Jika dilihat menurut jenis kelamin, TPAK laki-laki tercatat 85,60 persen, sedangkan perempuan hanya 50,63 persen — keduanya menurun dibandingkan periode sebelumnya.
BPS juga mencatat tiga sektor utama yang menyerap tenaga kerja terbanyak di Jambi, yakni pendidikan (13,6 ribu orang), industri pengolahan (7,3 ribu orang), serta perdagangan dan pengangkutan (6,11 ribu orang).
“Angka pengangguran memang turun, tetapi tidak signifikan jika dibandingkan jumlah penduduk usia kerja yang terus bertambah,” ujar Agus. Ia menambahkan, lambatnya penurunan angka pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja.
Dengan bertambahnya penduduk usia produktif, kemampuan sektor ekonomi dalam menyerap tenaga kerja menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah.








