KERINCI, SIGNALBERITA.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kerinci kekurangan ribbon printer untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Keterbatasan bahan habis pakai ini berpotensi menghambat layanan administrasi kependudukan yang setiap hari dibutuhkan warga.
Kepala Dinas Dukcapil Kerinci, Nafritman, mengatakan kebutuhan ribbon mencapai sekitar 60 keping per tahun. Namun anggaran yang tersedia hanya mampu menutup 45 keping. Dari jumlah itu, 22 keping telah digunakan untuk pencetakan KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), serta dokumen kependudukan lain.
“Penggunaan ribbon cukup tinggi karena pelayanan berjalan setiap hari. Stok yang ada mulai menipis,” kata Nafritman, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menilai kekurangan ribbon dapat mengganggu pelayanan jika tidak segera diantisipasi, terutama mengingat tingginya permintaan dokumen kependudukan yang bersifat mendesak. Dukcapil Kerinci berharap penambahan anggaran dapat dibahas pada anggaran perubahan pertengahan tahun.
Menurut Nafritman, dukungan anggaran untuk ribbon dan sarana pendukung lainnya diperlukan agar pelayanan tetap berjalan optimal. “Kami berharap ada perhatian lebih agar pelayanan kepada masyarakat tidak terkendala keterbatasan sarana,” ujarnya.(Fra)








