KEDIRI, SIGNALBERITA.COM – Persik Kediri bersiap menghadapi tantangan taktis saat menjamu Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Sabtu (7/2). Tim berjuluk Macan Putih itu menilai calon lawannya memiliki pola permainan dinamis yang kerap berubah, terutama dalam penguasaan bola.
Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, menyebut Dewa United sebagai tim dengan kualitas merata di setiap lini. Ia menegaskan anak asuhnya tak boleh lengah menghadapi tim tamu yang kini bertengger tepat di atas Persik dalam klasemen sementara.
“Dewa United sering mengubah skema permainan dengan penguasaan bola. Karakter mereka hampir mirip dengan kami. Jadi kami harus benar-benar siap,” ujar Marcos.
Ia memastikan kondisi skuad dalam situasi prima jelang laga. Gelandang asing Jon Toral disebut terus menunjukkan perkembangan positif secara fisik dan siap dimainkan. Selain itu, para pemain asing lain yang baru direkrut juga telah menjalani latihan intensif untuk memperkuat komposisi tim.
Persik menatap laga ini dengan optimisme tinggi demi mengamankan poin penuh di kandang. Saat ini, Persik berada di peringkat ke-12 dengan 22 poin, terpaut dua angka dari Dewa United yang menghuni posisi ke-10 dengan 24 poin.
Di kubu lawan, pelatih Dewa United Jane Olde Riekerink membuka peluang menurunkan pemain anyarnya, Ivar Jenner. Meski begitu, ia menekankan pentingnya proses adaptasi bagi pemain yang baru bergabung, baik secara taktik maupun fisik.
“Pemain yang datang harus beradaptasi dengan filosofi permainan dan juga kondisi fisiknya. Itu penting sebelum benar-benar kami turunkan,” kata Riekerink.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat, mengingat posisi mereka di papan tengah klasemen yang masih sangat kompetitif. Laga ini menjadi kesempatan bagi Persik maupun Dewa United untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga asa menembus papan atas Super League musim ini.***








