JAMBI, SIGNALBERITA.COM — Kehilangan dana nasabah memicu kepanikan di Bank 9 Jambi. Sejumlah nasabah dilaporkan ramai-ramai menarik simpanan mereka dalam beberapa hari terakhir.
Kekhawatiran muncul setelah beredar kabar uang nasabah berkurang secara misterius dari rekening. Salah satu kasus yang ramai diperbincangkan terjadi di Bank 9 Jambi Cabang Sungai Penuh. Peristiwa itu memicu reaksi berantai dari nasabah lain yang khawatir mengalami hal serupa.
Pantauan di sejumlah kantor layanan menunjukkan peningkatan aktivitas penarikan tunai. Beberapa nasabah mengaku memilih mengamankan dana mereka sementara waktu hingga ada kejelasan resmi dari pihak bank.
“Takut juga kalau dibiarkan di rekening. Kami tunggu penjelasan resmi,” ujar seorang nasabah yang enggan disebut namanya.
Situasi ini menimbulkan tekanan terhadap kepercayaan publik pada bank milik daerah tersebut. Pengamat menilai, transparansi dan respons cepat menjadi kunci untuk meredam kepanikan serta mencegah penarikan dana dalam jumlah besar yang dapat mengganggu stabilitas likuiditas.
Tunggul Taufik salah seorang nasabah juga mengakui bahwa uang dalam rekening berkurang. Dirinya mengetahui saldo berkurang saat melakukan pengecekan.
“Kalau saya Rp 10 Juta Saldo berkurang. Janji pihak Bank Jambi Sungai Penuh dalam Minggu akan selesai,”ungkapnya.
Dirinya berharap pengembalian dananya dalam rekening tidak hanya janji tapi bisa di realisasikan. “Kami sangat berharap uang kami bisa cepat kembali,”pintanya.(Tim)








