SIGNALBERITA.COM – Kehadiran Toyota melalui model Toyota Veloz Hybrid EV menandai semakin berkembangnya tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Dengan harga yang relatif terjangkau di segmen LMPV, mobil hybrid kini makin diminati karena efisiensi bahan bakar dan emisi yang lebih rendah.
Namun, muncul pertanyaan di kalangan pengguna: mengapa baterai hybrid pada Veloz tidak pernah terisi hingga 100 persen?
Dirancang untuk Menjaga Umur Baterai
Baterai hybrid pada Veloz memang sengaja tidak diisi penuh. Sistem ini dirancang untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang. Dengan menyisakan ruang kapasitas, baterai tetap bisa menerima energi dari proses seperti pengereman (regenerative braking), deselerasi, maupun saat kendaraan melaju di jalan menurun.
Teknologi ini menjadi bagian dari sistem self-charging, di mana baterai akan terisi otomatis tanpa perlu pengisian eksternal. Hal ini memudahkan pengguna, terutama di daerah yang belum memiliki infrastruktur charging station.
Spesifikasi dan Efisiensi
Veloz Hybrid menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 0,7 kWh. Baterai ini berfungsi menyuplai tenaga ke motor listrik dan meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga sekitar 40 persen dibandingkan mesin konvensional.
Konsumsi bahan bakarnya pun diklaim bisa mencapai sekitar 28,9 km per liter, menjadikannya salah satu MPV hybrid yang cukup efisien di kelasnya.
Posisi Baterai dan Sistem Pendukung
Baterai utama ditempatkan di bawah jok penumpang depan untuk menjaga keseimbangan kendaraan sekaligus tidak mengurangi ruang kabin maupun bagasi. Penempatan ini juga diterapkan pada Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV.
Selain baterai utama, mobil ini tetap menggunakan aki 12 volt untuk menyuplai kebutuhan listrik komponen seperti lampu, audio, dan sistem elektronik lainnya. Aki ini tetap membutuhkan perawatan rutin agar tidak mengalami penurunan performa.
Perhatikan Sistem Pendingin
Pengguna juga diimbau tidak menutup ventilasi udara pada bagian baterai. Ventilasi ini berfungsi sebagai sistem pendingin agar suhu baterai tetap stabil dan tidak mengalami overheat.
Tips Saat Mobil Jarang Digunakan
Jika kendaraan ditinggal dalam waktu lama, seperti saat liburan, disarankan untuk menyalakan mesin secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga sirkulasi oli dan memastikan aki tetap terisi.
Perlu diketahui, pada mobil hybrid seperti Veloz, mesin tidak dapat beroperasi jika sistem motor listrik mengalami gangguan. Oleh karena itu, perawatan berkala dan pemahaman terhadap sistem hybrid menjadi hal penting bagi pengguna.
Garansi Baterai
Toyota memberikan garansi baterai hybrid hingga 8 tahun atau 160.000 km, sementara aki konvensional mendapatkan garansi 1 tahun atau 20.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.***








