JAMBI, SIGNALBERITA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di Jambi. Tiga guru di SMP Negeri 7 Kota Jambi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mencicipi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis (09/04/2026) pagi.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran, meski penyebab pasti belum dapat dipastikan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa insiden tersebut belum tentu disebabkan oleh keracunan makanan. Humas SMPN 7 Kota Jambi, Junarso, menyebutkan hanya tiga guru yang mengalami gejala, sementara guru dan siswa lainnya tetap dalam kondisi sehat.
“Yang terdampak hanya tiga orang, dan masing-masing memiliki riwayat kesehatan berbeda, seperti asam lambung kronis, pasca operasi gigi, serta kondisi fisik yang kurang prima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekitar 20 guru dan lebih dari 30 siswa juga mengonsumsi makanan dari program MBG. Namun, tidak ditemukan gejala serupa pada mereka.
“Jika ini keracunan, seharusnya semua yang mengonsumsi mengalami hal yang sama. Tapi faktanya tidak,” tambahnya.
Meski demikian, kejadian ini tetap menjadi perhatian karena berkaitan dengan program MBG yang sedang berjalan di sekolah tersebut.
Pasca kejadian, tim dari Badan Gizi Nasional bersama Dinas Kesehatan Kota Jambi langsung melakukan pemeriksaan. Sampel makanan serta muntahan korban telah dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk diuji.
Ketiga guru SMPN 7 Jambi ini sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Raden Mattaher. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara satu guru lainnya masih menjalani perawatan karena memiliki riwayat asam lambung kronis.
Hingga kini, hasil uji laboratorium masih ditunggu guna memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut.(Tim)








