SIGNALBERITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang pesisir timur Honshu, Jepang, pada Senin, 20 April 2026 pukul 14:52:57 WIB.
Hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 39,92° Lintang Utara dan 142,88° Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan lokasi dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang di picu aktivitas subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Namun demikian, Japan Meteorological Agency (JMA) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir Jepang. Pemantauan sementara melalui sensor muka air laut mencatat adanya tsunami setinggi sekitar 60 sentimeter di wilayah Miyako.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir Indonesia, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat di pertanggungjawabkan. Masyarakat di minta untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
Hingga saat ini, BMKG terus memantau perkembangan dampak gempa tersebut dan akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala kepada pemangku kepentingan, media, serta masyarakat guna mendukung upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.
Sumber: BMKG








