MUAROJAMBI, SIGNALBERITA.COM – Ular King Cobra sepanjang 3 meter, mengegerkan Warga Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), pada Selasa (21/4/2026).
Ular berbisa mematikan tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Nia pada pukul 11.50 WIB. Mendapat laporan itu, Regu 3 Pos Damkarmat Jambi Luar Kota langsung bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 25 kilometer.
Tim yang dipimpin Koordinator Wilayah Hasbiallah bersama Danru M. Fadli, Wadanru M. Arifin, dan personel lainnya segera melakukan proses evakuasi setibanya di lokasi.
Sekretaris Damkarmat Muaro Jambi, Herman, menjelaskan bahwa petugas menggunakan alat khusus berupa tongkat penjepit untuk mengamankan ular tersebut agar tidak membahayakan warga.
Proses evakuasi berlangsung cepat dan terukur. Penanganan dimulai pukul 12.35 WIB dan berhasil diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 20 menit tanpa menimbulkan korban jiwa. Setelah situasi dinyatakan aman, tim kembali ke pos dan tiba pukul 13.45 WIB.
Kemunculan King Cobra di kawasan permukiman ini menimbulkan kekhawatiran warga. Pasalnya, ular ini dikenal sebagai salah satu spesies paling berbahaya di dunia dengan bisa yang sangat mematikan.
Pihak Damkarmat Muaro Jambi pun mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri saat menemukan hewan liar berbahaya. Warga diminta segera melapor kepada petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional.(Tim)









