JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Investasi sebesar Rp1,3 triliun yang digelontorkan perusahaan ini membuka peluang penurunan harga kendaraan hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix HEV dan Toyota Veloz HEV.
Produksi Baterai Lokal Kian Di perkuat
Selama ini, Toyota telah memproduksi battery pack secara lokal sejak 2022 menggunakan teknologi Nickel Metal Hydride (NiMH) untuk Kijang Innova Zenix. Setahun kemudian, teknologi Lithium-ion (Li-ion) mulai di gunakan pada Toyota Yaris Cross HEV.
Memasuki 2025, kemampuan produksi meningkat pesat. Toyota kini mampu memproduksi baterai untuk tiga model sekaligus, yakni Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, dan Veloz HEV.
Ke depan, fasilitas CATL di Karawang akan memasok baterai untuk memperkuat lini kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia.
TKDN Berpotensi Melonjak Hingga 80 Persen
Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, mengungkapkan bahwa penggunaan baterai lokal akan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara signifikan.
“Kalau sebelumnya hanya perakitan battery pack, TKDN sekitar 8 persen. Dengan produksi sel dan modul di dalam negeri, bisa mencapai 80 persen,” ujarnya.
Harga Mobil Hybrid Masih Menunggu Kepastian
Meski penggunaan baterai lokal di nilai dapat menekan biaya produksi, pihak Toyota belum memastikan apakah hal tersebut akan berdampak langsung pada harga jual kendaraan.
Wakil Presiden TMMIN, Bob Azam, menyebut pihak manufaktur fokus pada produksi sesuai pasar. Sementara itu, Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor juga belum memberikan komentar terkait potensi penurunan harga.
Produksi Di mulai Semester II 2026
Produksi baterai hybrid dari CATL di jadwalkan mulai berjalan pada semester kedua 2026. Model yang akan menggunakan baterai ini di pastikan merupakan kendaraan yang sudah diproduksi di dalam negeri.
Saat ini, harga mobil hybrid Toyota di Indonesia berada pada kisaran:
Innova Zenix HEV: Rp474,7 juta – Rp629,8 juta
Yaris Cross HEV: Rp448,8 juta – Rp463,3 juta
Veloz HEV: Rp308 juta – Rp389 juta
Perkuat Ekosistem Kendaraan Elektrifikasi
Kerja sama antara Toyota dan CATL menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk rantai pasok baterai.
Langkah ini juga di harapkan dapat mendorong industri otomotif nasional lebih mandiri dan kompetitif di era kendaraan ramah lingkungan.***









