JSUNGAIPENUH, Signalberita.com – Meski Kerinci dan Sungai Penuh Sempat di guyur hujan lebat, pada Selasa sore (25/08/2026), namun tidak membuat kabut asap akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) ini mereda.
Pantauan lapangan dari Jembatan Kerinduan di kota Sungai Penuh pada Rabu (26/08/2026) terlihat kabut asap makin pekat hingga pukul 16.00 WIB, bahkan akibat kabut mata mulai terasa pedih dan sesak.
“Ya, kemaren sempat hujan, tapi hari kembali tembal lagi kabut asapnya, jarak pandangnya pun berkisar sekitar 1000 meter,”ujar Adi salah seorang pengendara.
Bahkan, pengendara yang melintas pun terlihat banyak yang tidak menggunakan masker, padahal Pemerintah kota Sungai Penuh dan Kerinci telah mengeluarkan himbauan untuk memakai masker.
“Masih banyak anak-anak dan pengendara motor yang tidak menggunakan masker, padahal sudah ada imbauannya,”sebutnya.
Dirinya pun berharap ada langkah dari Pemerintah untuk mencegah terjadinya penyakit ISPA untuk dapat membagikan masker pada pengendara. “Semoga ada langkah dari Pemerintah untuk membagikan masker pada pengendara,”tandasnya.
Untuk di ketahui bahwa Kabur Asap yang terjadi di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh ini merupakan kiriman yang dampak dari Karhutla terjadi di beberapa daerah beberapa pekan terakhir.(Tim)




















