MALUKUUTARA, Signalberita.com — Sekilas, perpaduan warna pada tubuh burung ini mungkin membuat orang teringat pada warna bendera Palestina. Namun, burung tersebut bukan berasal dari Palestina. Burung unik itu merupakan Paok Halmahera (Pitta maxima), salah satu burung endemik Maluku Utara.
Paok Halmahera hidup di kawasan hutan dan dikenal lebih banyak beraktivitas di lantai hutan. Burung ini memiliki penampilan yang cukup mencolok berkat perpaduan warna bulunya.
Bagian kepala, punggung, dan sebagian sayap Paok Halmahera didominasi warna hitam. Sementara itu, bagian dada berwarna putih dan perutnya merah. Pada bagian sayap terdapat warna hijau hingga kebiruan yang tampak mengilap.
Kombinasi warna hitam, putih, merah, serta nuansa hijau dan biru tersebut membuat penampilan Paok Halmahera sekilas menyerupai warna pada bendera Palestina.
Burung ini memiliki ukuran tubuh sekitar 22 hingga 28 sentimeter. Nama ilmiahnya, Pitta maxima, berkaitan dengan ukurannya yang membuatnya dikenal sebagai salah satu spesies paok berukuran besar.
Sebagai burung endemik, Paok Halmahera menjadi salah satu kekayaan hayati khas Maluku Utara. Spesies ini dapat ditemukan di Pulau Halmahera dan sejumlah pulau di sekitarnya.
Keberadaan Paok Halmahera juga tercatat di kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata, salah satu kawasan konservasi penting di Maluku Utara.
Keunikan warna dan statusnya sebagai burung endemik menjadikan Paok Halmahera sebagai salah satu satwa yang menarik untuk terus dikenali dan dijaga kelestariannya.(*)




















