JAKARTA – Otoritas penerbangan Amerika Serikat (FAA) tengah menyiapkan langkah pemecatan terhadap dua pengawas lalu lintas udara di Bandara LaGuardia, New York.
Keduanya di duga meninggalkan tempat kerja lebih awal sebelum kecelakaan maut yang melibatkan pesawat Air Canada dan truk pemadam kebakaran pada 22 Maret 2026.
Kecelakaan tersebut menewaskan dua pilot pesawat. Sumber yang mengetahui persoalan itu mengatakan kedua pegawai FAA seharusnya masih bertugas ketika insiden terjadi, tetapi di duga telah meninggalkan fasilitas.
Penyelidik kini turut memeriksa apakah jumlah pengawas lalu lintas udara yang bertugas saat kecelakaan sudah mencukupi untuk menangani kondisi penerbangan pada malam kejadian.
Asosiasi Nasional Pengawas Lalu Lintas Udara Amerika Serikat (NATCA) menyatakan pihaknya tengah membahas dugaan tersebut bersama pimpinan FAA. Namun, organisasi itu belum memberikan keterangan lebih lanjut.
FAA akan minta Pertanggunhjawaban
FAA menegaskan akan meminta pertanggungjawaban pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran. Lembaga tersebut juga menekankan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan mayoritas pengawas lalu lintas udara telah menjalankan tugas dengan baik. Namun, tindakan tegas di perlukan jika ada pegawai yang menyalahgunakan sistem dan memberikan beban tambahan kepada rekan kerja.
Menurut sejumlah pengawas , malam ketika kecelakaan terjadi merupakan kondisi yang cukup sibuk. Dalam situasi seperti itu, pengawas tambahan biasanya di panggil untuk membantu atau petugas yang sedang bekerja tetap berada di pos hingga pekerjaan selesai.
FAA juga di sebut memperketat pengawasan terhadap pegawai yang meninggalkan pos untuk beristirahat menjelang akhir shift tetapi tidak kembali. Selain itu, FAA menindak praktik yang di kenal sebagai “early shoves”, yakni kebiasaan meninggalkan tempat kerja sebelum jadwal shift berakhir setelah tugas yang di berikan di anggap selesai.
Meski demikian, seorang pengawas mengatakan kebijakan yang memungkinkan pegawai meninggalkan fasilitas beberapa saat sebelum waktu kerja resmi berakhir telah menjadi praktik yang berlangsung di sejumlah fasilitas selama bertahun-tahun.
Penyelidikan terhadap dugaan kelalaian pengawas lalu lintas udara tersebut masih berlangsung untuk mengetahui apakah persoalan kekurangan personel maupun prosedur kerja turut berperan dalam kecelakaan maut di Bandara LaGuardia.(*)




















