SB– Timnas Basket Putra Indonesia mengawali perjuangan di FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 dengan kemenangan meyakinkan. Indonesia menumbangkan Singapura dengan skor 80-54 di Arena Seremban, Seremban, Malaysia, Jumat (28/8/2026).
Yudha Saputera menjadi salah satu pemain kunci kemenangan Indonesia. Pemain Satria Muda Pertamina Bandung itu mencetak 16 poin dalam sekitar 23 menit bermain.
Yudha membukukan lima tembakan dari 11 percobaan, termasuk tiga tembakan tiga angka. Ia juga menyumbangkan tiga assist, satu rebound, dan satu steal.
Meski meraih kemenangan besar, Yudha menilai permainan Indonesia masih belum maksimal.
“Menurut saya, ini kurang bagus untuk memulai sebuah kompetisi. Tetapi kami masih punya ruang untuk berkembang. Jadi kami akan memperbaiki penampilan dan bersiap untuk pertandingan berikutnya,” ujar Yudha.
Selain Yudha, MVP IBL 2026 Rio Disi turut tampil impresif dengan mencetak 15 poin, termasuk tiga three point. Rio juga mencatatkan empat rebound, empat assist, dan satu steal.
Jerome Anthony Beane Jr. menambah 13 poin, delapan rebound, empat assist, dan dua steal untuk Indonesia.
Secara keseluruhan, 11 dari 12 pemain Indonesia berhasil mencetak poin. Antoni Erga menjadi satu-satunya pemain yang tidak mencatatkan angka karena tidak melakukan percobaan tembakan selama sembilan menit bermain. Namun, pemain Bogor Hornbills itu tetap menyumbangkan dua rebound dan satu assist.
Di kubu Singapura, Jay Shai Lin menjadi pemain paling produktif dengan 19 poin. Ia menjadi satu-satunya pemain Singapura yang mencetak dua digit poin.
Indonesia menang Atas Singapura
Kemenangan atas Singapura juga memperpanjang rekor positif Indonesia dalam tiga pertemuan resmi FIBA. Berdasarkan catatan FIBA, Indonesia selalu menang dan kini unggul 3-0 atas Singapura.
Indonesia hanya tertinggal pada dua menit awal pertandingan. Setelah itu, skuad asuhan David Singleton mampu mengendalikan permainan dan terus memperlebar keunggulan hingga mencapai 36 poin pada kuarter keempat.
Indonesia juga unggul dalam penguasaan rebound dengan perbandingan 44-33. Namun, David Singleton menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama setelah timnya melakukan 14 turnover yang menghasilkan 12 poin bagi Singapura.
“Yudha bermain bagus secara defense dan memberikan total team effort. Kami akan melihat video untuk memperbaiki penampilan kami. Terutama kami harus cepat beradaptasi dengan permainan fisik di turnamen ini,” kata David Singleton.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia untuk sementara memimpin Grup C dengan rekor 1-0.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8/2026). Untuk lolos ke Round 2, Indonesia setidaknya harus finis di posisi ketiga Grup C.(*)




















