Signalberita.com – Pernahkah kamu terfikir bagaimana bentuk sebuah ibu kota negara yang dibangun sepenuhnya dari hutan belantara di tengah benua, bukan tumbuh secara berantakan melainkan dirancang dari nol dengan bentuk yang sempurna â jika dilihat dari langit, seluruh kota ini membentang bagai pesawat terbang raksasa yang siap meluncur ke angkasa.
Inilah Brasilia, ibu kota Federasi Brasil yang lahir dari mimpi besar untuk memindahkan pusat pemerintahan dari pesisir Rio de Janeiro ke pedalaman guna membuka dan menyatukan wilayah tengah negara yang luas itu. Gagasan pemindahan ibu kota sebenarnya sudah tertulis dalam konstitusi sejak tahun 1891, namun baru benar-benar diwujudkan oleh Presiden Juscelino Kubitschek yang menjadikan pembangunan kota baru ini sebagai proyek kebanggaan nasional.
Pada tahun 1957 diadakan sayembara perencanaan kota, dan pemenangnya adalah rancangan arsitek LĂșcio Costa yang berbentuk salib simetris menyerupai burung yang sedang terbang atau pesawat terbang â poros lurus panjang ke arah timur-barat menjadi badan pesawat yang diisi gedung-gedung pemerintahan, sementara dua sayap yang melengkung ke utara dan selatan menjadi kawasan hunian ribuan penduduk. Semua bangunan ikoniknya dirancang oleh arsitek Oscar Niemeyer dengan gaya modernis yang khas: bentuk melengkung, garis bersih, dan beton putih yang menyatu dengan langit.
Pembangunan berlangsung dengan kecepatan luar biasa â hanya dalam waktu 41 bulan hutan dan padang rumput berubah menjadi kota megah yang resmi diresmikan pada 21 April 1960, dan sejak tahun 1987 Brasilia ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena menjadi karya arsitektur kota abad ke-20 yang paling orisinal dan paling utuh terpelihara di dunia .
Fakta Unik
1. Bentuk Pesawat Terbang yang Sengaja Dirancang â Dari udara, kota ini jelas menyerupai pesawat atau burung terbang: bagian depan adalah pusat pemerintahan, badan panjang adalah jalan utama, dan dua sayap melengkung ke utara-selatan sebagai kawasan hunian.
2. Dibangun Hanya Dalam Waktu 3 Tahun Lebih Sedikit â Dimulai tahun 1956 dan diresmikan April 1960, kota baru ini tumbuh dari hutan belantara menjadi ibu kota negara dalam waktu kurang dari 4 tahun, dikerjakan puluhan ribu pekerja dari seluruh negeri.
3. Bukan Tumbuh Secara Alami, Semua Direncanakan â Tidak ada jalan buntu, tidak ada gang sempit, tidak ada permukiman liar; setiap blok, setiap jalan, setiap taman sudah ditentukan sejak awal â menjadikannya salah satu kota terencana paling lengkap di dunia .
4. Dua Sayap Bernama Asa Utara & Asa Selatan â Kawasan hunian di kiri-kanan jalan utama disebut “Asa Norte” dan “Asa Sul”, persis seperti sayap pesawat, dengan blok perumahan yang diatur rapi berderet simetris .
5. Gedung Pemerintah Bentuk Piringan & Kubah â Kongres Nasional Brasilia memiliki dua menara di tengah, di satu sisi kubah cembung ke atas (Senat), di sisi lain mangkuk terbuka ke bawah (Dewan Perwakilan) â salah satu gedung paling terkenal di dunia.
6. Satu-Satunya Ibu Kota Modern Abad ke-20 Masuk Warisan Dunia â UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1987, menjadikannya kota abad ke-20 pertama yang diakui karena keutuhan rancangan arsitekturnya.
7. Pindah dari Pantai ke Tengah Negara â Tujuan utama memindahkan ibu kota dari Rio de Janeiro ke pedalaman adalah untuk mendorong pembangunan dan menyatukan wilayah Brasil yang sangat luas dan dulu terpusat semua di pesisir .
8. Semua Bangunan Publik Satu Gaya â Hampir seluruh gedung pemerintah, gereja, istana, dan fasilitas umum dirancang oleh arsitek Oscar Niemeyer dengan gaya modern yang khas â beton putih, garis melengkung, dan kesederhanaan yang megah.


















