KERINCI, Signalberita.com – Inovasi pengelolaan sampah hadir dari SMPN 13 Kerinci. Guru coding bersama para siswa berhasil mengembangkan tong sampah pintar yang mampu memilah sampah secara otomatis berdasarkan jenisnya.
Alat tersebut dirancang untuk mempermudah proses pemilahan sampah sekaligus menjadi sarana pembelajaran teknologi bagi para siswa. Inovasi ini menunjukkan bahwa kreativitas di lingkungan sekolah dapat menghasilkan solusi sederhana yang bermanfaat bagi lingkungan.
Kepala SMPN 13 Kerinci, Liza Azoni, mengatakan tong sampah pintar tersebut dapat mengenali kategori sampah dan mengarahkannya ke tempat yang sesuai.
“Idenya sangat luar biasa, karena secara otomatis alat ini bisa memilah sampah sesuai dengan kategorinya,” ujar Liza.
Dorong Kebiasaan Memilah Sampah
Tong sampah otomatis itu terutama digunakan untuk memilah sampah organik dan nonorganik. Dengan adanya alat tersebut, proses pemilahan di lingkungan sekolah menjadi lebih praktis.
Tidak hanya memilah, SMPN 13 Kerinci juga mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sehingga sampah tidak langsung berakhir sebagai limbah.
Langkah ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam menjalankan program Adiwiyata. Melalui program tersebut, sekolah mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Menurut Liza, keterlibatan siswa dalam pembuatan tong sampah pintar memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata. Mereka tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga ikut menciptakan teknologi yang memiliki manfaat langsung bagi lingkungan sekolah.
Ia berharap inovasi tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan baru di kalangan siswa, terutama dalam memilah sampah dan memanfaatkan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.
Inovasi SMPN 13 Kerinci ini menjadi contoh bahwa teknologi sederhana dapat menghadirkan solusi nyata. Dari lingkungan sekolah, kebiasaan membuang sampah dengan benar, memilah, dan memanfaatkannya kembali terus didorong untuk menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.(Tim).



















