KERINCI, Signalberita.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, kembali menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah murid sekolah dasar (SD) di Desa Kayu Aro Ambai mengangkat dan membawa ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video tersebut, anak-anak terlihat membawa wadah makanan MBG. Kondisi ini memunculkan perhatian dan kekhawatiran dari sejumlah orang tua, terutama terkait pelaksanaan distribusi makanan kepada siswa.
Orang tua menilai, pengantaran makanan seharusnya dilakukan oleh petugas yang telah ditugaskan, bukan dibebankan kepada murid yang masih berusia sekolah dasar.
“SPPG sudah ada petugas yang melakukan pengantaran. Namun, mengapa murid yang masih kecil-kecil justru disuruh membawa ompreng makanan,”kata orang tua siswa.
Mereka berharap pengelola SPPG dan pihak terkait segera memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengantaran makanan MBG ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
“Kenapa tidak petugas SPPG yang mengantarnya, Anak kami kan untuk belajar di sekolah,”ucapnya.
Selain itu, orang tua meminta agar aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan siswa menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak SPPG Kecamatan Tanah Cogok maupun instansi terkait mengenai video tersebut dan alasan murid membawa ompreng makanan. (Tim)




















