JAKARTA SB — Pemerintah Kabupaten Nias Barat menyiapkan lahan seluas 30 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan fasilitas dan markas TNI. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pertahanan di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
Pembahasan mengenai rencana tersebut di lakukan dalam pertemuan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto dengan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah menyampaikan sejumlah usulan terkait penguatan pertahanan serta pembangunan infrastruktur pendukung di wilayah Nias Barat.
Eliyunus menyampaikan, posisi geografis Nias Barat yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia membuat kawasan tersebut memiliki nilai strategis. Sejumlah pulau terluar di wilayah tersebut juga membutuhkan perhatian dari sisi keamanan dan kedaulatan maritim.
Menurutnya, kondisi geografis tersebut sekaligus menghadirkan tantangan dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.
Pemkab Nias Siapkan Lahan 30 hektar
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pertahanan, Pemkab Nias Barat telah menyiapkan lahan sekitar 30 hektare untuk pembangunan fasilitas dan markas TNI.
Selain fasilitas pertahanan, pemerintah daerah juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Kebutuhan tersebut antara lain mencakup penyediaan air bersih, peningkatan akses jalan, serta pembangunan jaringan kelistrikan.
Pemerintah daerah menilai pembangunan infrastruktur dasar tidak hanya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, tetapi juga dapat memperkuat konektivitas serta mendukung aktivitas pertahanan dan keamanan di kawasan perbatasan.
Sementara itu, Wamenhan Donny Ermawan mengatakan kehadiran satuan TNI di suatu wilayah tidak semata-mata berkaitan dengan fungsi pertahanan. Menurutnya, keberadaan prajurit juga di harapkan dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai kesulitan serta ikut mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Donny juga mendorong generasi muda Nias Barat untuk mengambil bagian dalam pengabdian kepada negara, baik melalui jalur keprajuritan TNI maupun pendidikan di Universitas Pertahanan.
Berbagai usulan yang di sampaikan Pemkab Nias Barat selanjutnya akan di teruskan Wamenhan kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat untuk menentukan langkah lanjutan sesuai kewenangan dan kebijakan yang berlaku.
Versi ini sengaja menggunakan frasa “di proyeksikan” dan “rencana” agar tidak menimbulkan kesan pembangunan markas sudah di pastikan di mulai.(*)




















