JAKARTA, Signalberita.com – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026. Pergerakan mata uang Garuda tersebut menjadi perhatian pelaku pasar di tengah dinamika pasar keuangan global dan perkembangan kebijakan moneter AS.
Berdasarkan data perdagangan yang dikutip pada pukul 11.28 WIB, rupiah berada di level Rp17.884 per dolar AS. Posisi ini menguat 15 poin atau sekitar 0,06 persen di bandingkan perdagangan sebelumnya.
Sebagai perbandingan, rupiah pada penutupan perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026, tercatat berada di level Rp17.911 per dolar AS. Penguatan pada perdagangan hari ini masih relatif terbatas, sementara pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren yang beragam.
Pelaku pasar terus memantau arah pergerakan dolar AS serta perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat. Kedua faktor tersebut menjadi sejumlah aspek yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Sementara itu, Doo Financial Futures memperkirakan rupiah masih bergerak dalam fase konsolidasi. Nilai tukar rupiah di proyeksikan berada pada kisaran Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS.
Daftar Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI
Bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual dolar AS, mengetahui kurs yang berlaku di masing-masing bank menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi. Pasalnya, setiap bank memiliki ketentuan harga beli dan harga jual yang dapat berbeda berdasarkan jenis layanan transaksi.
Berikut rincian kurs dolar AS di empat bank besar Indonesia berdasarkan data yang tercantum dalam sumber berita pada 7 Oktober 2026.
1. Kurs Dolar AS di BCA
Bank Central Asia (BCA) mencatat kurs e-rate dolar AS sebesar Rp17.873 untuk harga beli dan Rp17.893 untuk harga jual.
Adapun untuk transaksi melalui layanan TT counter, harga beli tercatat sebesar Rp17.710, sedangkan harga jual berada di level Rp17.990.
2. Kurs Dolar AS di BRI
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menetapkan kurs e-rate dolar AS pada Rp17.786 untuk harga beli dan Rp17.988 untuk harga jual.
Sementara itu, pada transaksi TT counter, harga beli dolar AS tercatat sebesar Rp17.815 dan harga jual mencapai Rp18.015.
3. Kurs Dolar AS di Bank Mandiri
Bank Mandiri mencatat special rate dolar AS sebesar Rp17.865 untuk harga beli dan Rp17.895 untuk harga jual.
Untuk transaksi TT counter, bank ini menetapkan harga beli sebesar Rp17.680 dan harga jual sebesar Rp17.980.
4. Kurs Dolar AS di BNI
Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan special rate dolar AS pada Rp17.860 untuk harga beli dan Rp17.890 untuk harga jual.
Adapun kurs TT counter tercatat sebesar Rp17.695 untuk harga beli dan Rp17.995 untuk harga jual.
Kurs Bank Bisa Berubah Sewaktu-waktu
Perlu diketahui, nilai kurs dolar AS di perbankan dapat berubah mengikuti perkembangan pasar valuta asing dan kebijakan masing-masing bank. Selain itu, harga yang berlaku bisa berbeda berdasarkan jenis transaksi, kanal layanan, serta ketentuan yang ditetapkan oleh bank terkait.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk memeriksa informasi kurs terbaru melalui kanal resmi BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI sebelum melakukan transaksi.
Pergerakan rupiah yang masih berada di kisaran Rp17.900 per dolar AS juga perlu diperhatikan oleh berbagai kalangan, mulai dari importir, pelaku usaha, investor, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan pembayaran atau pertukaran mata uang asing.
Dengan mencermati perkembangan nilai tukar dan membandingkan kurs antarbank, masyarakat dapat mempertimbangkan waktu serta pilihan layanan transaksi yang sesuai dengan kebutuhannya.(*)




















