- JAKARTA, Signalberita.com – Menempatkan dana Rp100 juta dalam deposito bisa menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menyimpan uang sekaligus memperoleh imbal hasil dengan risiko relatif rendah. Namun, besarnya bunga yang diterima bergantung pada bank pilihan dan jangka waktu penempatan dana.
Berdasarkan data suku bunga yang dihimpun dari laman resmi masing-masing bank dalam laporan Bisnis.com pada Jumat (9/10/2026), BCA menawarkan bunga deposito hingga 3% per tahun. Sementara itu, BRI, BNI, dan Bank Mandiri juga memiliki variasi suku bunga berdasarkan tenor penempatan.
Perbedaan tersebut membuat calon deposan perlu membandingkan penawaran setiap bank sebelum memutuskan menempatkan dananya.
Perbandingan Suku Bunga Deposito Empat Bank
Berikut daftar suku bunga deposito yang tercantum dalam laporan tersebut untuk tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan.
1. Bank BRI
BRI menawarkan bunga deposito sebesar 3% per tahun untuk tenor 1, 3, dan 6 bulan. Untuk penempatan selama 12 bulan, suku bunga yang berlaku sebesar 2,5% per tahun.
2. Bank BCA
Untuk simpanan di bawah Rp2 miliar, BCA menawarkan bunga 2,75% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan. Sementara itu, tenor 6 dan 12 bulan memperoleh bunga sebesar 3% per tahun.
3. Bank BNI
BNI menetapkan bunga deposito sebesar 2,25% per tahun untuk tenor 1 bulan, 2,5% untuk tenor 3 bulan, 2,75% untuk tenor 6 bulan, serta 2,5% untuk tenor 12 bulan.
4. Bank Mandiri
Bank Mandiri menawarkan bunga deposito sebesar 2,25% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan. Adapun tenor 6 dan 12 bulan memperoleh bunga sebesar 2,5% per tahun.
Besaran bunga tersebut mengacu pada tanggal pembaruan atau pemantauan yang dicantumkan dalam laporan sumber. Nasabah tetap perlu mengecek suku bunga terbaru sebelum membuka deposito karena ketentuan bank dapat berubah.
Simulasi Deposito Rp100 Juta Selama 1 hingga 12 Bulan
Dengan asumsi dana yang ditempatkan sebesar Rp100 juta dan perhitungan bunga menggunakan pendekatan bulanan proporsional, berikut estimasi bunga kotor yang diperoleh pada masing-masing bank.
BRI
- Tenor 1 bulan: bunga Rp250.000.
- Tenor 3 bulan: bunga Rp750.000.
- Tenor 6 bulan: bunga Rp1,5 juta.
- Tenor 12 bulan: bunga Rp2,5 juta.
BCA
- Tenor 1 bulan: bunga sekitar Rp229.167.
- Tenor 3 bulan: bunga sekitar Rp687.500.
- Tenor 6 bulan: bunga Rp1,5 juta.
- Tenor 12 bulan: bunga Rp3 juta.
BNI
- Tenor 1 bulan: bunga sekitar Rp187.500.
- Tenor 3 bulan: bunga Rp625.000.
- Tenor 6 bulan: bunga Rp1,375 juta.
- Tenor 12 bulan: bunga Rp2,5 juta.
Bank Mandiri
- Tenor 1 bulan: bunga sekitar Rp187.500.
- Tenor 3 bulan: bunga sekitar Rp562.500.
- Tenor 6 bulan: bunga Rp1,25 juta.
- Tenor 12 bulan: bunga Rp2,5 juta.
Dari simulasi tersebut, BCA memberikan estimasi bunga kotor tertinggi untuk penempatan dana Rp100 juta selama 12 bulan, yakni Rp3 juta. Sementara itu, BRI, BNI, dan Bank Mandiri masing-masing menghasilkan estimasi bunga kotor Rp2,5 juta untuk tenor yang sama.
Berapa Bunga Bersih Setelah Pajak?
Calon deposan juga perlu memperhitungkan pajak atas bunga deposito. Dengan asumsi PPh final sebesar 20% atas bunga yang diperoleh, hasil bersih yang diterima akan lebih rendah dibandingkan nilai bunga kotor.
Untuk deposito Rp100 juta dengan tenor 12 bulan, estimasi bunga bersihnya adalah sebagai berikut:
- BCA: Rp2,4 juta.
- BRI: Rp2 juta.
- BNI: Rp2 juta.
- Bank Mandiri: Rp2 juta.
Dengan demikian, berdasarkan angka simulasi tersebut, deposito BCA menghasilkan estimasi bunga bersih tertinggi untuk tenor 12 bulan.
Perlu diperhatikan bahwa angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan suku bunga yang dicantumkan dalam laporan sumber, bukan jaminan hasil yang akan diterima nasabah.
Perhatikan Tenor dan Ketentuan Bank
Sebelum membuka deposito, masyarakat sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan besarnya bunga. Jangka waktu penempatan, ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo, biaya yang mungkin berlaku, serta persyaratan produk juga perlu diperiksa.
Perhitungan dalam simulasi ini menggunakan pendekatan satu bulan sebesar 1/12 tahun. Dalam praktiknya, perhitungan bunga dapat menggunakan jumlah hari aktual sehingga hasil akhir berpotensi berbeda.
Nasabah disarankan memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi BCA, BRI, BNI, atau Bank Mandiri sebelum mengambil keputusan.
Membandingkan suku bunga, tenor, dan hasil bersih setelah pajak dapat membantu masyarakat memilih deposito yang sesuai dengan kebutuhan keuangan dan rencana penggunaan dana. (*)




















