JAMBI, Signalberita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada Minggu, 11 Oktober 2026. Sementara itu, dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Batanghari dan Bungo, diperkirakan mengalami kondisi udara kabur.
Informasi prakiraan cuaca tersebut menjadi perhatian masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan. Selain mengantisipasi hujan, warga juga diminta mewaspadai penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang dilaporkan masih menyelimuti Kota Jambi.
Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG yang dikutip dalam laporan tersebut, suhu udara di Provinsi Jambi berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapan udara berada pada rentang 65 hingga 99 persen.
Sembilan Daerah Berpotensi Diguyur Hujan
Sembilan wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan meliputi:
1. Kabupaten Kerinci,
2. Merangin,
3. Sarolangun,
4. Muaro Jambi,
5. Tanjung Jabung Barat,
6. Tanjung Jabung Timur,
7. Tebo,
8. Kota Jambi,
9. Kota Sungai Penuh.
Sementara itu, Kabupaten Batanghari dan Bungo masuk dalam wilayah yang diprediksi mengalami udara kabur.
Masyarakat di daerah yang berpotensi diguyur hujan disarankan menyiapkan payung atau jas hujan saat bepergian. Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan karena permukaan jalan yang basah dapat memengaruhi keselamatan berkendara.
Kerinci dan Sungai Penuh Bersuhu Lebih Sejuk
Di wilayah barat Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci diprakirakan memiliki suhu udara berkisar 17–25 derajat Celsius dengan kelembapan 70–99 persen.
Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Kota Sungai Penuh. Suhu udara di daerah tersebut berada pada kisaran 18–24 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 76–99 persen.
Sementara itu, Kabupaten Merangin diprakirakan mengalami suhu 23–30 derajat Celsius dengan kelembapan 67–99 persen.
Di Kabupaten Sarolangun dan Tebo, suhu udara diperkirakan berkisar 24–30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan masing-masing berada pada rentang 70–99 persen.
Berbeda dengan wilayah-wilayah tersebut, Kabupaten Bungo diprediksi mengalami udara kabur. Suhu di daerah ini berkisar 24–29 derajat Celsius dengan kelembapan 72–98 persen.
Batanghari dan Muaro Jambi Perlu Memperhatikan Kondisi Udara
Untuk wilayah tengah Provinsi Jambi, Kabupaten Batanghari diprakirakan mengalami udara kabur. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius, sedangkan kelembapannya mencapai 65–99 persen.
Adapun Kabupaten Muaro Jambi berpotensi mengalami hujan ringan, dengan suhu berkisar 25–30 derajat Celsius dan kelembapan 67–98 persen.
Di Kota Jambi, hujan ringan juga berpotensi terjadi. Suhu udara diperkirakan mencapai 25–30 derajat Celsius, dengan kelembapan 68–98 persen.
Namun, warga Kota Jambi juga perlu memperhatikan kondisi kabut asap yang dilaporkan masih terlihat di sejumlah kawasan. Apabila kualitas udara memburuk, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar.
Wilayah Timur Jambi Juga Berpotensi Hujan
Potensi hujan ringan turut mencakup Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Khusus di Tanjung Jabung Barat, suhu udara diprakirakan berada pada rentang 24–31 derajat Celsius, dengan kelembapan 66–99 persen.
Warga yang hendak melakukan perjalanan di wilayah timur Jambi diimbau memantau perkembangan cuaca sebelum berangkat. Ketika hujan turun, pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan jika jarak pandang berkurang.
Warga Diminta Waspada Hujan dan Kabut Asap
Perubahan cuaca perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di daerah yang berpotensi mengalami hujan bersamaan dengan kondisi jarak pandang terbatas.
Kabut asap dapat mengganggu jarak pandang dan berdampak terhadap kualitas udara. Karena itu, masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari sumber resmi.
Warga juga disarankan menyesuaikan kegiatan luar ruangan dengan kondisi lingkungan. Jika asap semakin pekat atau menimbulkan gangguan pernapasan, kurangi paparan di luar ruangan dan gunakan pelindung pernapasan yang sesuai.
Dengan memperhatikan prakiraan cuaca serta kondisi udara, masyarakat diharapkan dapat merencanakan aktivitas secara lebih aman sepanjang hari.(*)




















