JAMBI, Signalberita.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berkomitmen memperkuat prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) serta pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal ini ditandai dengan hadirnya Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sinergi pemajuan dan penegakan HAM di Auditorium UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri HAM RI, Natalius Pigai, S.I.P., serta Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., serta dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Selain penandatanganan kesepahaman, agenda ini diisi dengan kuliah umum penguatan kapasitas HAM bagi mahasiswa.
Komitmen Realistis dan Tindakan Nyata
Wabup Kerinci, H. Murison, menyambut positif kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, perlindungan terhadap hak warga negara harus diwujudkan dalam langkah konkret dan pelayanan publik, bukan sebatas komitmen di atas kertas.
“Perlindungan HAM bukan sekadar komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan, pelayanan publik, dan tindakan nyata yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Murison.
Ia menekankan bahwa penghormatan terhadap HAM memerlukan penguatan kebijakan yang mengedepankan keadilan, kesetaraan, dan martabat manusia. Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam membangun sistem perlindungan HAM yang tangguh.
Fokus Utama: Pencegahan Perdagangan Orang (TPPO)
Selain isu penegakan HAM secara umum, kerja sama ini memberikan perhatian khusus pada pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
TPPO dinilai sebagai kejahatan serius yang merenggut kebebasan dan mengeksploitasi korban. Oleh karena itu, Pemkab Kerinci berfokus pada:
Edukasi & Kewaspadaan: Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap modus perekrutan atau tawaran kerja yang mencurigakan.
Perlindungan Kelompok Rentan: Memberikan perhatian lebih pada warga yang rentan menjadi korban eksploitasi.
Sinergi Lintas Sektor: Melakukan koordinasi penanganan yang berpihak pada keselamatan dan masa depan korban.
Peran Generasi Muda dan Edukasi Publik
Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini, Pemkab Kerinci berharap generasi muda dapat mengambil peran aktif dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kesetaraan.
Edukasi HAM yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan bebas dari tindakan diskriminatif.(Lan)




















