SUNGAIPENUH, Signalberita.com – Sebanyak 22 program prioritas pembangunan Pemerintah kota Sungai Penuh untuk periode 2025–2029. Program tersebut mencakup tujuh bidang utama, mulai dari penguatan ekonomi dan UMKM, pendidikan, kesehatan, keagamaan, pemberdayaan perempuan, penataan kota, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Berdasarkan infografis yang bersumber dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sungai Penuh Tahun 2025–2029, seluruh program tersebut di arahkan untuk mendukung terwujudnya Kota Sungai Penuh yang maju, adil, dan sejahtera.
Tujuh kelompok program itu terdiri atas Sungai Penuh Maju, Sungai Penuh Unggul, Sungai Penuh Sehat, Sungai Penuh Agamis, Perempuan Berdaya, Sungai Penuh Ilok, dan Sungai Penuh Melayani.
Berbagai program tersebut menyasar kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan peluang usaha, akses pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pembenahan tata kelola pemerintahan.
1. Sungai Penuh Maju, Fokus pada Ekonomi dan UMKM
Pada bidang ekonomi, terdapat tiga program prioritas yang dirancang untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Program tersebut meliputi revitalisasi pasar rakyat dan perdagangan, pengembangan UMKM, industri olahan, koperasi, pariwisata dan pertanian, serta penyediaan ruang kreatif bagi anak muda.
Melalui program ini, pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi salah satu fokus pembangunan. Penguatan UMKM dan koperasi juga dapat membuka peluang usaha, sementara pengembangan pariwisata dan pertanian di arahkan untuk mendukung perekonomian daerah.
Penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda turut menjadi bagian dari upaya mendorong kreativitas dan kegiatan produktif.
2. Sungai Penuh Unggul, Tingkatkan Akses Pendidikan
Di bidang pendidikan, Pemkot Sungai Penuh mencantumkan tiga program prioritas, yaitu pemberian beasiswa bagi masyarakat kurang mampu yang berprestasi dan hafiz, penyediaan pakaian sekolah gratis, serta peningkatan kompetensi guru dan penguatan kurikulum keagamaan.
Program beasiswa di tujukan untuk mendukung peserta didik yang membutuhkan bantuan pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi dan penghafal Al-Qur’an.
Sementara itu, penyediaan pakaian sekolah gratis menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat.
Peningkatan kompetensi guru dan penguatan kurikulum keagamaan juga menjadi bagian dari agenda pengembangan sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh.
3. Sungai Penuh Sehat, Perkuat Pelayanan Kesehatan
Pada sektor kesehatan, terdapat tiga program utama, yakni revitalisasi pelayanan kesehatan, kesehatan gratis dengan cakupan 100 persen peserta BPJS Kesehatan aktif, serta bantuan gizi bagi anak balita dan ibu hamil.
Program tersebut berorientasi pada peningkatan akses pelayanan kesehatan dan dukungan pemenuhan gizi bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Revitalisasi pelayanan kesehatan di harapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Adapun bantuan gizi bagi balita dan ibu hamil menjadi bagian dari perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak.
Target cakupan 100 persen peserta BPJS Kesehatan aktif juga tercantum sebagai salah satu agenda dalam kelompok program Sungai Penuh Sehat.
4. Sungai Penuh Agamis, Perkuat Kehidupan Keagamaan
Bidang keagamaan mencakup tiga program prioritas, yaitu gerakan salat berjemaah, peningkatan insentif bagi guru mengaji, imam, dan marbot, serta program Sungai Penuh Mengaji.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat sekaligus memperhatikan peran guru mengaji dan pengurus rumah ibadah.
Melalui agenda ini, kegiatan keagamaan menjadi salah satu bagian yang di integrasikan ke dalam arah pembangunan Kota Sungai Penuh periode 2025–2029.
5. Perempuan Berdaya, Perhatikan Lansia dan Perlindungan Anak
Kelompok program Perempuan Berdaya mencakup tiga agenda utama, yakni peningkatan insentif kader dan dana operasional posyandu terintegrasi, program lansia sehat bahagia, serta pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak.
Peningkatan insentif kader dan dukungan operasional posyandu di tujukan untuk menunjang kegiatan pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.
Sementara itu, program lansia sehat bahagia menempatkan perhatian terhadap warga lanjut usia sebagai salah satu agenda pembangunan sosial.
Pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak juga menjadi bagian dari upaya mendukung kesejahteraan keluarga dan perlindungan kelompok rentan.
6. Sungai Penuh Ilok, Benahi Tata Kota dan Infrastruktur
Pada bidang penataan kota, terdapat dua program prioritas, yaitu penataan kota dan peningkatan infrastruktur dasar serta penanganan sampah dan banjir secara terpadu.
Kedua program tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan dan mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penataan kota dan pembangunan infrastruktur dasar menjadi bagian dari kebutuhan pengembangan wilayah. Sementara itu, penanganan sampah dan banjir secara terpadu di arahkan untuk mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih baik.
7. Sungai Penuh Melayani, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bidang pelayanan pemerintahan menjadi kelompok dengan lima program prioritas. Agenda ini berfokus pada peningkatan kualitas birokrasi, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Lima program tersebut meliputi:
Digitalisasi pelayanan publik.
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelayanan publik yang prima tanpa pungutan liar dan tanpa diskriminasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) melalui program Wali Kota Mengawasi.
Kartu Sungai Penuh Juara.
Penempatan pejabat aparatur sipil negara (ASN) sesuai kompetensi dan tanpa gratifikasi.
Digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu agenda untuk mendukung kemudahan akses layanan. Optimalisasi PAD juga dicantumkan sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah.
Di sisi lain, program Wali Kota Mengawasi menekankan pelayanan tanpa pungutan liar dan diskriminasi. Penempatan pejabat ASN berdasarkan kompetensi serta tanpa gratifikasi turut menjadi bagian dari agenda tata kelola pemerintahan.
22 Program Prioritas Menjadi Arah Pembangunan Sungai Penuh
Secara keseluruhan, 22 program prioritas tersebut mencakup tujuh bidang yang saling berkaitan, mulai dari pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kehidupan keagamaan, pemberdayaan perempuan, penataan kota, hingga pembenahan pelayanan publik.
Program-program tersebut tercantum dalam infografis yang merujuk pada RPJMD Kota Sungai Penuh Tahun 2025–2029.
Pelaksanaannya memerlukan perencanaan yang matang, dukungan anggaran, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta pengawasan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, realisasi program-program tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mencapai sasaran pembangunan daerah dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.(*)




















