KERINCI, Signalberita.com – Dampak dari Air Perumda Tirta Sakti Kerinci, tidak mengalir ke rumah pelanggan, ratusan warga di wilayah Tanah Cogok, Sitinjau Laut dan Tanjung Pauh, mengantri menunggu distribusi air bersih dari mobil tengki.
Pantauan di wilayah Tanah Cogok, pada Selasa siang (27/10/2026) terlihat warga meletakan ember baskom dan jerigen di pinggir jalan menunggu mobil tengki dari Perumda Tirta Sakti Kerinci Datang.
“Kami menunggu mobil tengki datang karena sudah Dua hari air tidak mengalir ke rumah, kabarnyo Ado mesin yang rusak di Koto Petai,”Ujar warga desa Pondok Beringin sambil menunggu mobil datang.
Menurutnya sejak air tidak mengalir ke rumah tersebut, warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk mandi, mencuci piring dan mencuci pakaian. “Saat ini air sumur sudah banyak yang kering, di tambah lagi air PDAM yang tidak mengalir. Kami mandi dan mencuci tidak bisa,”sebutnya.
Dia berharap kerusakan pada mesin IPA di koto Petai dapat segera di perbaiki, agar air bisa cepat mengalir ke rumah warga. “Kami sangat berharap bisa cepat di perbaiki mesin yang rusak. Karena kami mandi dan mencuci pakaian dan piring pun sulit,”tambahnya.
Sementara Plt Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri, saat dikonfirmasi pada Selasa (27/10/2026) membenarkan ada kerusakan pada mesin IPA di Koto Petai, akibatnya air tidak bisa mengalir ke rumah warga.
“Ya, Pompa IPA rusak di Koto Petai, saat sedang di pesan ke Jambi, kemungkinan akan sampai Tiga hari,”ujarnya
Untuk menangani kekurangan air bersih, pihak Perumda Tirta Sakti Kerinci, akan mendistribusikan air melalui mobil tengki ke wilayah yang terdampak.
“Untuk sementara kita distribusikan air dengan mobil tengki. Ada Tiga mobil yang kita turunkan,”sebutnya
Pelanggan disarankan menyiapkan persediaan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga distribusi kembali normal.
Manajemen Perumda Tirta Sakti menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan tersebut.(Fra)




















