Tamsil Guru Kerinci Masih Membeku dalam Ketidakpastian
KERINCI,SB – Dalam hening ruang kelas dan hiruk rendah lorong sekolah, ratusan guru ASN di Kabupaten Kerinci menahan napas panjang. Mereka mengabdi tanpa pamrih, namun hak yang di janjikan tak kunjung menyapa rekening mereka. Tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) yang seharusnya menjadi penghibur lelah belum juga cair sepanjang tahun 2025 ini.
Tamsil, yang di peruntukkan bagi guru ASN yang belum bersertifikat pendidik namun telah memenuhi syarat, mestinya di salurkan setiap triwulan. Namun kenyataan jauh dari harapan. Hingga pertengahan tahun, aliran dana itu masih mandek di perbatasan administrasi.
“Pendataan sudah lama, tapi sampai hari ini Tamsil belum kami terima. Banyak guru mulai bertanya-tanya. Entah dimana macetnya,” keluh seorang guru yang memilih identitasnya disembunyikan.
Kekecewaan tak hanya soal nominal. Ini tentang keadilan dan pengakuan atas jerih payah merekai. Seharusnya penyaluran Tamsil di lakukan secara transparan, akuntabel, dan terpantau publik. Namun hingga kini, informasi justru kabur, suara guru seakan lenyap di telan sunyi birokrasi.
Pihak Dinas Pendidikan Kerinci hingga berita ini di turunkan belum memberikan keterangan resmi.
Sorotan kini tertuju pada BPKAD Kerinci, yang akhirnya buka suara.
“Rekon laporan tahun 2024 baru selesai, itu menjadi dasar untuk proses pencairan Tamsil tahun 2025,” ujar Miftahul, Sekretaris BPKAD Kerinci. Ia menambahkan, “Secepatnya kami proses setelah laporan divalidasi.”
Namun, jawaban itu belum mampu memadamkan resah. Di ruang-ruang guru yang sepi, para pendidik masih menggenggam harap, menanti kejelasan dari mereka yang memegang kendali anggaran.
Tamsil Guru Kerinci Masih Membeku dalam Ketidakpastian
Di tengah gencarnya program pendidikan dan jargon kesejahteraan ASN, para guru Kerinci justru terjebak dalam labirin penantian. Mereka hanya ingin satu hal_hak mereka dibayar, sesuai janji dan aturan.
Dan di balik papan tulis yang semakin usang, semangat mereka masih menyala. Tapi sampai kapan mereka harus mengajar dengan hati yang penuh tanda tanya kapan ruang remang tamsil berubah menjadi terang dan nyata?








