Berita Daerah

BGN Siapkan Empat Mekanisme Baru Penyaluran MBG pada bulan Ramadhan

JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya menyiapkan empat mekanisme penyaluran agar program tetap efektif tanpa mengganggu ibadah puasa para penerima manfaat.

“Program Makan Bergizi akan terus berlanjut selama Ramadan. Kami menyiapkan mekanisme yang fleksibel sesuai kondisi penerima,” ujar Dadan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Skema Khusus untuk Sekolah Mayoritas Muslim

Di sekolah dengan mayoritas siswa Muslim, BGN menyalurkan MBG dalam bentuk makanan tahan lama. Siswa dapat membawa pulang makanan tersebut untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Menurut Dadan, skema ini dirancang agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas belajar dan ibadah.

Penyaluran Normal di Sekolah Non-Muslim

Untuk sekolah dengan mayoritas non-Muslim, penyaluran MBG tetap dilakukan seperti biasa. Prosedur distribusi tidak mengalami perubahan karena siswa tidak menjalankan ibadah puasa.

Ibu Hamil dan Balita Tetap Terima Langsung

BGN memastikan ibu hamil dan balita tetap menerima MBG secara langsung. Kelompok ini dinilai membutuhkan asupan gizi harian secara konsisten sehingga distribusi tidak ditunda.

Jadwal Khusus untuk Pesantren

Khusus pesantren, waktu distribusi digeser menjelang berbuka puasa. Makanan dimasak pada siang hari dan dikonsumsi saat berbuka. Skema ini disesuaikan dengan pola kegiatan santri selama Ramadan.

Menu Tahan Lama hingga 12 Jam

Selain mekanisme distribusi, BGN juga menyiapkan menu yang mampu bertahan hingga 12 jam, seperti kurma, telur rebus, buah segar, abon, dan penganan lokal. Menu tersebut diklaim tetap aman dan bergizi meski tidak langsung dikonsumsi.

Anggaran Rp335 Triliun untuk MBG 2026

Untuk mendukung program MBG 2026, BGN mengalokasikan anggaran sebesar Rp335 triliun. Sebanyak Rp268 triliun berasal dari APBN 2026, sementara Rp67 triliun disiapkan sebagai cadangan.

BGN menegaskan anggaran tersebut tidak mengganggu sektor lain, termasuk pendidikan.

Dengan empat mekanisme baru dan penyesuaian menu, BGN menargetkan program MBG tetap menjangkau seluruh peserta didik.***

Redaksi SB

Recent Posts

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Wujud Pelestarian Budaya Leluhur

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah Depati Dua Nenek,…

13 jam ago

Honda ADV160 2026: Ini Harga Tipe Tertinggi

SIGNALBERITA.COM - Honda ADV160 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu skutik petualang paling di minati…

17 jam ago

Ramuan Bawang Putih dan Madu, Benarkah Efektif sebagai Obat Kuat?

SIGNALBERITA.COM - Ramuan bawang putih dan madu di kenal dalam pengobatan tradisional dan sering di…

18 jam ago

Hati-hati Gusi Gigi Bengkak Bernanah, Ini Cara Mengatasi Agar Cepat Sembuh

SIGNALBERITA.COM - Muncul benjolan berisi nanah sering kali menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada…

19 jam ago

Atletico Singkirkan Barcelona, Arsenal Harus Lebih Waspada di Semifinal Liga Champions

SIGNALBERITA.COM – Arsenal di pastikan menghadapi Atletico Madrid di babak semifinal Liga Champions. Meski sempat…

20 jam ago

ALVA Cervo vs Polytron Fox-R 2026: Mana Lebih Hemat dan Layak untuk Touring?

SIGNALBERITA.COM - Persaingan motor listrik di Indonesia kian panas pada 2026. Dua nama yang paling…

21 jam ago