Categories: Nasional

Harga Karet SGX-Sicom Awal Pekan Melemah, Masih Bertahan di Atas Rp38 Ribu per Kg

Jakarta – Mengawali perdagangan pekan ini, harga karet alam di Bursa SGX-Sicom pada Senin (11/5/2026) tercatat mengalami koreksi tipis di bandingkan akhir pekan sebelumnya.

Harga karet berada di level US Cent 220,9 per kilogram atau setara Rp38.189 per kilogram berdasarkan kurs Rp17.288 per dolar AS.

Nilai tersebut turun sekitar Rp265 per kilogram di bandingkan perdagangan Jumat (8/5/2026) yang mencapai Rp38.454 per kilogram. Meski mengalami pelemahan, harga karet masih bertahan di atas level psikologis Rp38 ribu per kilogram.

Sekretaris DPW Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, menilai penurunan ini masih tergolong wajar dan menjadi bagian dari proses konsolidasi pasar setelah tren penguatan yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar masih memiliki kepercayaan yang cukup kuat terhadap komoditas karet alam. Ia juga menegaskan bahwa tren kenaikan harga secara umum masih terlihat solid sepanjang Mei 2026.

Di tengah di namika harga global, petani diharapkan tetap menjaga kualitas bokar (bahan olah karet) agar memperoleh harga jual yang lebih baik. Penggunaan koagulan sesuai anjuran, menjaga kebersihan bokar, serta menghindari kontaminasi limbah dan perendaman menjadi faktor penting dalam meningkatkan kadar karet kering (KKK).

Semakin tinggi kadar karet kering, maka kandungan air semakin rendah dan kualitas karet semakin baik sehingga nilai jual di tingkat petani juga meningkat.

Berikut rincian harga karet berdasarkan kadar karet kering (KKK) di pasar domestik yang mengacu pada SGX-Sicom dan belum di potong biaya produksi: KKK 100% : Rp38.189/Kg,KKK70% : Rp26.732/Kg,KKK 60% : Rp22.913/Kg,KKK 50% : Rp19.095/Kg,KKK 40% : Rp15.276/Kg, KKK 30% : Rp11.457/Kg

Sebagai informasi, SGX-Sicom merupakan salah satu bursa komoditas utama di Asia yang menjadi acuan perdagangan karet alam dunia. Pergerakan harga di bursa ini sering di jadikan referensi oleh pelaku industri dan petani karet di Indonesia.(*)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

1 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

2 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

3 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago