Honda Super-ONE di Prediksi Akan Jadi Cikal Bakal Brio EV untuk Indonesia
JAKARTA, Signalberita.com — Honda kembali memperkuat langkahnya di pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan Honda Super-ONE di Jepang. Mobil listrik mungil berjenis hatchback ini sebelumnya di perkenalkan sebagai konsep pada ajang Japan Mobility Show 2025 dan kini mulai menarik perhatian konsumen.
Sejak membuka pemesanan pada April 2026, Honda Super-ONE berhasil mencatat lebih dari 7.000 pemesanan dalam waktu sekitar satu bulan. Antusiasme tersebut membuat banyak pihak berspekulasi bahwa mobil ini bisa menjadi calon Honda Brio EV yang akan hadir di Indonesia.
Honda membangun Super-ONE menggunakan basis platform mobil listrik mungil Honda N-ONE e. Namun, Honda memberikan karakter berbeda dengan menghadirkan tampilan yang lebih sporty dan emosional.
Eksterior Super-ONE memadukan desain retro khas mobil Honda era 1960-an dengan teknologi modern. Bodi kompak, fender membulat, serta tampilan depan agresif membuat mobil ini memiliki kemiripan dengan konsep hatchback perkotaan seperti Honda Brio versi listrik.
Honda juga memperkuat struktur bodi dan sasis agar mobil memiliki pengendalian lebih stabil. Dengan begitu, Super-ONE tidak hanya menawarkan efisiensi listrik, tetapi juga pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.
Bagian kabin menghadirkan nuansa modern dengan panel sederhana dan layar sentuh berukuran 9 inci. Sistem tersebut sudah mendukung Google Built-in sehingga pengemudi dapat menggunakan Google Maps, Google Assistant, dan berbagai layanan digital.
Honda turut melengkapi mobil ini dengan sistem audio Bose delapan speaker serta subwoofer untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Meski memiliki ukuran kecil, Honda Super-ONE menawarkan tenaga yang cukup besar. Motor listrik penggerak roda depan mampu menghasilkan tenaga 63 hp atau 47 kW.
Honda juga menyematkan fitur BOOST Mode yang dapat meningkatkan tenaga hingga 93 hp atau 70 kW dengan torsi maksimal 162 Nm. Fitur tersebut membantu pengemudi mendapatkan akselerasi tambahan saat membutuhkan tenaga ekstra.
Honda menghadirkan sensasi berkendara berbeda melalui simulasi transmisi 7-percepatan dan teknologi Active Sound Control yang menghasilkan suara virtual seperti mobil bermesin konvensional.
Pengguna dapat memilih beberapa mode berkendara, mulai dari ECON, CITY, NORMAL, hingga SPORT sesuai kebutuhan.
Honda membekali Super-ONE dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Berdasarkan standar WLTP, mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 274 kilometer dalam sekali pengisian.
Pengisian cepat menggunakan DC fast charger dapat mengisi baterai dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Kehadiran Super-ONE semakin menarik perhatian setelah muncul kode kendaraan Honda dengan embel-embel “EV” dalam data NJKB DKI Jakarta. Banyak pengamat menduga kode tersebut berkaitan dengan rencana Honda menghadirkan mobil listrik kompak untuk pasar Indonesia.
Meski Honda Prospect Motor (HPM) belum memberikan konfirmasi resmi, kemunculan Super-ONE menjadi tanda bahwa Honda sedang serius mengembangkan kendaraan listrik berukuran kecil.
Jika benar masuk Indonesia, Honda Super-ONE berpotensi menjadi salah satu pesaing baru di segmen mobil listrik perkotaan yang semakin berkembang.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…