Foto: Ilustrasi
JAKARTA, SIGNALBERITA.COM — Indosat Ooredoo Hutchison menyatakan kesiapan penuh mendukung registrasi SIM card berbasis biometrik dengan pengenalan wajah. Sistem ini sudah diterapkan secara sukarela sejak Maret 2025 dan kini telah diikuti sekitar 400 ribu pelanggan.
Chief Legal & Regulatory Officer Indosat, Reski Damayanti, mengatakan sistem sudah tersertifikasi ISO dan siap melayani pelanggan prabayar. Registrasi biometrik dapat dilakukan melalui gerai, outlet, maupun self-registration bagi perangkat dengan kamera.
Langkah ini ditujukan untuk menekan maraknya penipuan dan spam. Meski tidak bisa sepenuhnya memberantas scam, biometrik diyakini mempersempit ruang penyalahgunaan identitas. Indosat sebelumnya juga menghadirkan fitur anti-spam dan anti-scam sejak Agustus 2025.
Data Global Anti Scam Alliance (GASA) Indonesia menunjukkan potensi kerugian akibat scam mencapai Rp 49 triliun pada 2025, jauh lebih tinggi dari catatan resmi OJK sebesar Rp 9 triliun. Ke depan, Indosat tengah mengkaji pengembangan fitur SATSPAM termasuk pemblokiran otomatis untuk kenyamanan pelanggan.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…