Berita Daerah

Investasi di Kerinci Terus Meningkat, Sektor Energi Jadi Penggerak Utama

KERINCI, SIGNALBERITA.COM — Investasi sepanjang dua tahun terakhir terus menunjukkan angka yang positif. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Kerinci, nilai investasi daerah ini pada tahun 2024 mencapai Rp 4,27 triliun berdasarkan data Online Single Submission (OSS).

Angka itu setara dengan 37 persen dari total target investasi Provinsi Jambi tahun 2024 yang di tetapkan sebesar Rp 11,62 triliun.

Sementara pada triwulan III tahun 2025, realisasi investasi Kerinci sudah menembus Rp 2,85 triliun.

Kepala Dinas PMPTSP Kerinci, Marnus, menegaskan tren positif ini menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Angka realisasi investasi Kabupaten Kerinci sampai akhir tahun 2025 akan terus meningkat. Ini menjadi pendukung utama APBD Kabupaten Kerinci sebesar Rp 1,25 triliun dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Marnus di dampingi Kepala Bidang Penanaman Modal, Rafnir Tan

Sektor Usaha Berkontribusi

Dari 20 sektor usaha yang berkontribusi terhadap investasi daerah, sektor gas, air, dan listrik menjadi penyumbang terbesar, yakni 95,5 persen atau senilai Rp 4,08 triliun. Sebagian besar kontribusi itu berasal dari PT Merangin Hidro Kerinci (KMH) — perusahaan energi yang beroperasi di Kecamatan Batang Merangin dengan kapasitas pembangkit 350 megawatt (MW).

“Dengan kapasitas sebesar itu, tentu di butuhkan sumber daya yang besar dalam pengoperasiannya. KMH menjadi investor terbesar yang ada di Kabupaten Kerinci,” kata Marnus.

Kehadiran KMH, lanjutnya, di harapkan tidak hanya memperkuat struktur ekonomi energi daerah, tetapi juga memberi efek berganda terhadap sektor lain seperti perdagangan, jasa, dan industri kecil. Aktivitas perusahaan tersebut di yakini ikut menggerakkan perekonomian masyarakat di Batang Merangin, Kerinci, hingga Kota Sungai Penuh.

Selain energi, sektor industri makanan juga mencatat peran penting dengan kontribusi 3,9 persen atau senilai Rp 168,6 miliar.

Meski relatif kecil, sektor ini dinilai menyerap banyak tenaga kerja lokal karena melibatkan proses pengolahan bahan baku menjadi produk setengah jadi dan siap jual.

Pemerintah daerah berharap, dengan beragam potensi tersebut, iklim investasi di Kerinci akan semakin menarik bagi investor baru, sekaligus memperkuat ekonomi daerah yang tengah bertumbuh pesat di Provinsi Jambi.(Fra)

Redaksi SB

Recent Posts

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Wujud Pelestarian Budaya Leluhur

SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Tradisi adat Kenduri Sko Karang Setio TAP di wilayah Depati Dua Nenek,…

6 jam ago

Honda ADV160 2026: Ini Harga Tipe Tertinggi

SIGNALBERITA.COM - Honda ADV160 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu skutik petualang paling di minati…

10 jam ago

Ramuan Bawang Putih dan Madu, Benarkah Efektif sebagai Obat Kuat?

SIGNALBERITA.COM - Ramuan bawang putih dan madu di kenal dalam pengobatan tradisional dan sering di…

11 jam ago

Hati-hati Gusi Gigi Bengkak Bernanah, Ini Cara Mengatasi Agar Cepat Sembuh

SIGNALBERITA.COM - Muncul benjolan berisi nanah sering kali menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada…

12 jam ago

Atletico Singkirkan Barcelona, Arsenal Harus Lebih Waspada di Semifinal Liga Champions

SIGNALBERITA.COM – Arsenal di pastikan menghadapi Atletico Madrid di babak semifinal Liga Champions. Meski sempat…

13 jam ago

ALVA Cervo vs Polytron Fox-R 2026: Mana Lebih Hemat dan Layak untuk Touring?

SIGNALBERITA.COM - Persaingan motor listrik di Indonesia kian panas pada 2026. Dua nama yang paling…

14 jam ago