Kabut Tebal Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, Ternyata ini Penyebabnya

KERINCI, SB – Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Beberapa hari terakhir, terlihat diselimuti oleh kabut tebal. Jarak pandang bagi pengendara kendaraan sekitar 4 Kilometer.

Pantauan media ini jembatan Kerinduan di kota Sungai Penuh, pada Kamis siang (31/08/2023), terlihat kabut masih menyelimuti kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Pegunungan yang biasa terlihat pun tidak nampak karena telah ditutupi kabut.

“Ya, sudah Beberapa hari ini, Kerinci dan Sungai Penuh cuacanya berkabut, mulai dari pagi hari, sampai dengan siang hari. Kita tidak tau apa penyebabnya,”ujar Dendi salah seorang orang pengendara Motor.

Sementara itu, Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnianingsih, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kabut yang menyelimuti wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, karena ada proses pengembunan di wilayah provinsi Jambi.

Dalam Press Releasenya tertanggal 31 Agustus 2023, menyampaikan bahwa Kabur Tebal yang terjadi di kabupaten Kerinci dan Sungai penuh, pada Kamis 31 Agustus 2023, merupakan kabut yang terjadi karena ada proses pengembunan, saat uap air di udara bertemu dengan suhu udara yang lebih dingin akan menyebabkan uap air akan bertahan di udara dan merubah jadi embun. “Kumpulan Embun ini lah yang akan membetuk kabut tebal,”tulis dalam Press Releasenya.

Sedangkan untuk kelembaban udara di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh Tiga hari terakhir mencapai nilai rata-rata 81 persen, yang mengindikasi tingginya uap air. Tingginya kandungan uap air serta rendahnya suhu diwilayah kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh menyebabkan meningkatnya proses pengembunan sehingga terbentuk kabut tebal pada pagi hari tanggal 31 Agustus 2023.

Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh sudah memasuki musim kemarau pada Musim Kemarau tutupan Perawanan hanya sedikit, sehingga menyebabkan fluktuasi suhu yang signifikan antara siang dan malam. Suhu yang malam hari cenderung lebih dingin dan siang hari lebih panas. Suhu permukaan yang dingin ini dapat menimbulkan kabut yang timbul pada malam hari sampai pagi hari. Kabut ini akan berangsur-angsur hilang seiring dengan adanya pemanasan permukaan dari sinar matahari.

“Perlu diwaspadai, dengan adanya kabut tebal dapat mengurangi jarak pandang, pantauan BMKG Kerinci, jarak pandang

Pada pukul 07.00 Wib tanggal 31 Agustus 2023 adalah 4000 Meter,”tulisnya.(Fra)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

10 menit ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

1 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

2 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago