Categories: KerinciSungai Penuh

Kadis LH Sebut Kabut Asap di Kerinci sudah di atas Ambang Batas Normal

KERINCI, SB – Kondisi Kabut Asap di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, setia harinya makin mengkhawatirkan, karena kabut asap susah berada di atas ambang batas normal.

Pantauan kondisi Cuaca Kerinci dan Sungai Penuh, pada Rabu (06/09/2023) terlihat kabut asap makin pekat yang mulai terasa perih Dimata. Bahkan, dengan bau yang menyengat di hidung.

Berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kerinci, kondisi Cuaca di Kerinci sudah menganggu dan kualitas udara sudah diatas normal.

“Ya, berdasarkan data terakhir yg kami dapatkan kabut asap sudah mengganggu dan kualitas udara kita sudah diatas ambang batas normal,”jelasnya Kadis LH Kerinci, Askar Jaya.

Sehubungan kondisi kualitas udara kita sedang tidak baik dan dapat mempengaruhi kesehatan, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah terutama kelompok yang rentan kalau pun terpaksa keluar rumah sudah sebaiknya menggunakan masker

“Mengurangi aktifitas diluar ruangan terutama kelompok sensitif, jika harus diluar ruang menggunakan masker standar, Perbanyak minum air putih, air ionik, buah, sayur n susu murni, Menghidup lampu kendaraan di jln raya karena jarak pandang yg terbatas dan tidak melakukan pembakaran jerami, sampah serta lahan untuk mengurangi peningkatan polusi,”imbaunya.

Sementara itu, Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnianingsih, juga mengatakan bahwa dampak dari kabut asap di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, sudah menganggu aktivitas masyarakat.

“Beberapa hari belakangan ini kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas mulai terganggu dengan menurunnya jarak pandang. BMKG telah melakukan analisa asal terhadap perkembangan titik panas yang terdeteksi oleh satelah Terra Aqua,”katanya melalui Press Release Rabu (06/09/2023).

Sedangkan untuk titik panas di Provinsi Jambi, dari pantauan satelit pada 5 September 2023 terdapat 11 titik panas (Hotspot) dengan tingkat kepercayaan sedang (30-79 %) yang tersebar di kabupaten kabupaten Tanjung Jabung Barat, Batanghari, Merangin dan Sarolangun.

“Jarak pandang pada pukul 07.00 Wib s/d 10.00 Wib adalah 2000 meter,”tulisnya.(Fra)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago