Kasus Campak dl Kota Jambi Meningkat, Didominasi Anak-anak

JAMBI, SIGNALBERITA.COM – Lonjakan kasus Campak di Kota Jambi mendorong Dinas Kesehatan setempat meningkatkan kewaspadaan. Seluruh fasilitas layanan kesehatan kini di siagakan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yang kian meluas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, menyebutkan bahwa kasus campak saat ini di dominasi anak usia 0 hingga 6 tahun. Hingga 13 April 2026, jumlah kasus telah menembus lebih dari 300, dengan wilayah Kenali Besar mencatat angka tertinggi sebanyak 57 kasus.

Menurut Elvi, tingginya kasus di picu masih rendahnya cakupan imunisasi pada anak. Ia pun mengimbau orang tua agar segera melengkapi imunisasi guna melindungi anak dari penyakit menular tersebut.

“Imunisasi sangat penting agar anak tetap sehat dan terlindungi dari campak,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, dinas Kesehatan meminta seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan meningkatkan kewaspadaan melalui skrining pasien, terutama yang menunjukkan gejala campak atau memiliki riwayat kontak dengan penderita.

Skrining di lakukan di berbagai titik layanan, mulai dari pintu masuk rumah sakit, instalasi gawat darurat (IGD), hingga layanan rawat jalan dan rawat inap. Selain itu, fasilitas kesehatan juga di minta menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan kasus.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait peningkatan kewaspadaan terhadap campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan tenaga kesehatan untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) serta menjaga kondisi fisik dengan pengaturan jadwal kerja yang baik guna meminimalkan risiko penularan.

Tak hanya itu, setiap fasilitas kesehatan di minta menyiapkan mekanisme penanganan bagi tenaga medis yang terpapar, bergejala, suspek, maupun terkonfirmasi campak. Pengawasan internal di perkuat melalui tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), K3RS, serta unit mutu dan keselamatan pasien.

Sebagai langkah tambahan, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan pelaksanaan imunisasi campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di rumah sakit, sebagai upaya perlindungan menyeluruh terhadap penanganan wabah.(Gda)

Redaksi SB

Recent Posts

BMKG Sebut Bukan Kabut Asap tapi Kabut Uap Air.

Kerinci - Kabut yang terlihat dan menyelimuti wilayah kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh bukanlah yang…

1 jam ago

Kabut Asap Mulai Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh

Kerinci - Kabut Asap mulai selimuti wiakyah  wilayah kabupaten Kerinci dan sungai Penuh, pemandangan pegunungan…

2 jam ago

Sungai Bungkal di Tengah Kota Sungai Penuh Dipenuhi Rumput, Warga Minta Segera Dinormalisasi

SUNGAI PENUH – Sungguh miris Kondisi Sungai Bungkal yang berada di tengah Kota Sungai Penuh,…

2 jam ago

Korupsi APBDes 2020-2021, Mantan Kades Muara Emat Dituntut 3,5 Tahun Penjara

JAMBI – Mantan Kepala Desa Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Jasman, dituntut 3 tahun 6 bulan…

4 jam ago

Timnas Indonesia Alih Fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026, Berpeluang Turunkan Skuad Terbaik

SB - Timnas Indonesia mengalihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal memenuhi target…

6 jam ago

ChatGPT Gratis Mulai Dapat GPT-5.6 Luna dan Fitur Think

Jakarta, Signalberita.com — OpenAI mulai memperluas akses GPT-5.6 kepada pengguna ChatGPT. Pengguna paket Free dan…

6 jam ago