JAMBI, SIGNALBERITA.COM – Dugaan pembobolan sistem keamanan Bank Jambi berdampak luas terhadap layanan perbankan. Sekitar 100 ribu nasabah di minta mengganti kartu ATM dan kata sandi meski layanan mesin ATM mulai kembali normal.
Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan penggantian kartu di lakukan secara bertahap karena keterbatasan stok. Saat ini, persediaan kartu ATM baru hanya sekitar 9 ribu unit, jauh dari kebutuhan total nasabah terdampak.
Menurut dia, dari sekitar 250 ribu nasabah Bank Jambi, sebanyak 100 ribu di antaranya di wajibkan mengganti kartu sebagai langkah pengamanan.
Bank Jambi kini tengah memesan tambahan kartu ATM untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Distribusi kartu baru akan di lakukan melalui kantor cabang setelah stok tersedia.
Keterbatasan ini memicu antrean panjang di sejumlah kantor cabang. Nasabah harus menunggu untuk melakukan transaksi melalui teller maupun mengganti kata sandi.
Seorang nasabah mengaku harus datang sejak dini hari untuk mendapatkan nomor antrean layanan. Lonjakan kunjungan terjadi sejak mencuatnya dugaan pembobolan sistem pada akhir Februari 2026.
Sejumlah nasabah melaporkan kehilangan dana dengan nilai bervariasi, mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah. Kasus ini kini menjadi sorotan publik, terutama terkait keamanan sistem perbankan daerah dan perlindungan dana nasabah.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…