Kawasan Geopark Merangin Terancam
MERANGIN, Signalberita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mengambil langkah tegas untuk melindungi kawasan Geopark Merangin dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Tim Terpadu yang akan bertugas melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal, terutama di kawasan inti Geopark.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, bersama sejumlah instansi terkait. Pembentukan tim ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah menjaga kawasan Geopark yang memiliki nilai penting sebagai warisan geologi.
Libatkan TNI, Polri hingga Masyarakat
Tim Terpadu nantinya melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Merangin, TNI, Polri, tokoh agama, hingga elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap aktivitas PETI.
Sekda Merangin, Zulhifni, menegaskan bahwa fokus awal tim adalah mensterilkan kawasan inti Geopark dari seluruh aktivitas pertambangan ilegal.
“Ada kawasan inti Geopark seluas kurang lebih dua kilometer persegi yang harus benar-benar steril dari aktivitas PETI,” tegasnya.
SK Bupati Jadi Dasar Operasional
Untuk memperkuat pelaksanaan di lapangan, Pemkab Merangin akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati mengenai pembentukan Tim Terpadu. Regulasi tersebut akan menjadi dasar hukum bagi seluruh instansi dalam menjalankan tugas pengawasan, penertiban, dan pengamanan kawasan Geopark.
Pemerintah menilai penanganan PETI tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Dukungan masyarakat juga dinilai sangat penting agar upaya pemberantasan tambang ilegal dapat berjalan lebih efektif.
Jaga Kelestarian Geopark Merangin
Selain menindak aktivitas PETI, pemerintah juga berupaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Geopark Merangin yang memiliki nilai geologi, pendidikan, penelitian, dan potensi pariwisata.
Pemkab Merangin berharap kawasan tersebut tetap terpelihara sebagai aset daerah yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam.
Melalui pembentukan Tim Terpadu, pemerintah optimistis penanganan PETI dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga Geopark Merangin tetap terjaga sebagai kawasan konservasi yang memiliki nilai penting, baik bagi Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, maupun dunia.(Tim)
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…
JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…