Kebiasaan Ini Setelah Makan
Signalberita.com – Makan merupakan kebutuhan setiap hari, karena selain memberikan energi, namun juga menambah nutrisi bagi Kesehatan tubuh. Terkadang Sebagian orang setelah makan banyak melakukan kebiasaan yang sebenarnya bisa berdampak pada Kesehatan.
Padahal, jika dilakukan terus-menerus, beberapa di antaranya dapat memicu gangguan pencernaan, mengurangi penyerapan nutrisi, hingga meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu.
Berikut beberapa kebiasaan setelah makan yang sebaiknya mulai dikurangi.
Banyak orang menganggap buah sebagai penutup makan yang sehat. Padahal, buah memiliki waktu pencernaan yang lebih singkat dibandingkan makanan utama. Ketika buah dikonsumsi setelah makan besar, proses pengosongan lambung dapat berlangsung lebih lama sehingga sebagian orang bisa mengalami rasa begah, perut kembung, hingga gangguan pencernaan. Agar lebih optimal, buah dapat dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan atau sekitar 1–2 jam sebelum maupun sesudah makan utama.
Air putih masih menjadi pilihan terbaik untuk menemani makan. Sementara itu, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama zat besi dari sumber nabati.Ilustrasi seseorang menikmati air putih setelah makan. Beberapa kebiasaan yang dilakukan usai makan dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh jika dilakukan secara berlebihan atau tidak pada waktu yang tepat. Sementara susu lebih baik diminum pada waktu yang berbeda sesuai kebutuhan nutrisi masing-masing.
Sebagian perokok mengaku lebih menikmati rokok setelah selesai makan. Namun, kebiasaan ini justru menjadi salah satu yang paling merugikan kesehatan. Setelah makan, tubuh meningkatkan aliran darah ke organ pencernaan agar proses penyerapan nutrisi berjalan optimal. Paparan zat beracun dari rokok pada kondisi tersebut dapat memperbesar dampak buruk terhadap pembuluh darah, jantung, paru-paru, hingga organ hati. Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.
Mandi segera setelah makan memang terasa menyegarkan, terutama ketika cuaca panas. Meski demikian, sebagian ahli menyarankan memberi jeda terlebih dahulu. Saat mandi, aliran darah lebih banyak menuju permukaan kulit untuk membantu mengatur suhu tubuh. Kondisi ini diduga dapat mengurangi aliran darah ke saluran pencernaan sehingga proses pencernaan berlangsung kurang optimal, meskipun efeknya tidak selalu signifikan pada setiap orang.
Beberapa kebiasaan yang dilakukan usai makan dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh jika dilakukan secara berlebihan atau tidak pada waktu yang tepat. Melakukan aktivitas fisik berat sesaat setelah makan dapat menyebabkan rasa mual, nyeri perut, kram, hingga refluks asam lambung. Hal ini terjadi karena tubuh masih memfokuskan aliran darah ke sistem pencernaan.
Idealnya, beri jeda sekitar 1–2 jam setelah makan besar sebelum melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat. Jika hanya berjalan santai selama beberapa menit, aktivitas tersebut justru dapat membantu proses pencernaan.
Setelah makan, sebagian orang merasakan kantuk atau tubuh menjadi lebih rileks. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi ketika mengendarai kendaraan, terutama setelah mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Apabila akan melakukan perjalanan jauh, luangkan waktu beberapa menit untuk beristirahat hingga tubuh terasa lebih segar sehingga fokus saat berkendara tetap terjaga.
Masih banyak anggapan bahwa minum air putih setelah makan dapat mengganggu pencernaan atau membuat asam lambung naik. Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Air putih justru membantu proses pencernaan dengan melunakkan makanan sehingga lebih mudah diurai oleh enzim pencernaan.Ilustrasi seseorang menikmati air putih setelah makan. Beberapa kebiasaan yang dilakukan usai makan dapat memengaruhi proses pencernaan dan kesehatan tubuh jika dilakukan secara berlebihan atau tidak pada waktu yang tepat. Jika mengalami kondisi tersebut, sebaiknya beri jeda sekitar 15–30 menit sebelum minum dalam jumlah banyak.
Agar proses pencernaan berjalan lebih optimal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan, antara lain: Minum air putih secukupnya untuk membantu proses pencernaan, duduk atau berjalan santai selama 10–15 menit setelah makan, hindari langsung berbaring, terutama bagi penderita asam lambung, beri jeda sebelum mandi atau berolahraga, konsumsi buah sebagai camilan di luar waktu makan utama, hindari merokok karena memberikan dampak buruk bagi hampir seluruh organ tubuh.(*)
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…
JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…
SUNGAI PENUH, Signalberita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, secara resmi melepas para pelajar…