Kebutuhan Uang Tunai Bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri Capai Rp185,6 Triliun

JAMBI, SIGNALBERITA.COM – Pada Bulan Ramdhan dan Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah tahun 2026 ini, Bank Indonesia menetapkan kebutuhan uang layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Angka tersebut naik Rp4,7 triliun atau 2,6 persen di bandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp180,9 triliun.

Kenaikan ini di nilai mencerminkan proyeksi meningkatnya aktivitas ekonomi pada kuartal I 2026. Pengamat ekonomi Jambi, Noviardi Ferzi, menyebut besaran tersebut menunjukkan antisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Dari total Rp185,6 triliun, sekitar Rp177 triliun di alokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM, layanan teller, dan distribusi antarbank. Sementara Rp8,6 triliun di siapkan untuk layanan penukaran uang langsung kepada masyarakat.

Menurut Noviardi, tambahan kebutuhan uang tunai sejalan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga, pencairan tunjangan hari raya (THR), belanja ritel, hingga perputaran dana di sektor transportasi dan pariwisata saat arus mudik. Momentum musiman ini di perkirakan memberi dorongan pertumbuhan ekonomi sekitar 0,2 hingga 0,3 persen pada awal tahun.

BI juga menaikkan batas maksimal penukaran uang menjadi Rp5,3 juta per orang, dari sebelumnya Rp4,3 juta pada 2025. Kebijakan tersebut mencerminkan proyeksi meningkatnya kebutuhan pecahan kecil dan menengah untuk transaksi harian.

Secara regional, kebutuhan uang tunai turut meningkat di sejumlah wilayah. Di Kepulauan Riau di alokasikan Rp2,9 triliun, Sumatera Selatan Rp5,6 triliun, Jawa Timur Rp24,6 triliun, dan Jawa Barat Rp16,7 triliun.

Untuk Provinsi Jambi, meski angka resmi 2026 belum di rilis, kebutuhan uang kartal di perkirakan menembus Rp2,4 hingga Rp2,5 triliun, melanjutkan tren kenaikan dari Rp2,2 triliun pada 2024.

Di sisi lain, BI tetap mendorong keseimbangan antara distribusi uang tunai dan percepatan digitalisasi pembayaran melalui QRIS serta kanal non-tunai lainnya guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah lonjakan transaksi musiman.***

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago