KERINCI, SB – Musim Kemarau yang terus melanda kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, telah mengakibatkan lahan pertanian seperti sawah mengalami kekeringan dan tidak bisa garap oleh petani.
Pantauan di beberapa lahan pertanian di Kerinci dan Sungai Penuh, terlihat lahan persawahan yang mengalami kekeringan. Bahkan, tanah pun sudah retak karena tidak adanya air yang mengalir lahan sawah.
“Sawah kami sudah tidak bisa digarap lagi, karena panas. Tanahnya pun sudah retak, bibit benih yang kami semaikan sudah menguning,”ungkap Doris salah seorang warga Sungai Penuh.
Kondisi yang sama juga terjadi di kabupaten Kerinci. Bahkan puluhan hektare lahan terdampak kekeringan sejak musim kemarau.
Redi Camat Depati Tujuh mengatakan, 10 desa yang lahan sawah yang kekeringan adalah Lima desa Kubang, Lubuk Suli, Ladeh, Kayu Aho Mangkak,dan Koto lanang. “Lahan sawah kekeringan akibat musim kemarau ditambah dengan tidak berfungsi,”ujarnya
Hal senada juga sampaikan Camat Tanah Cogok, Fauzi dikonfirmasi, juga membenarkan ada puluhan hektar lahan sawah yang kekeringan namun dirinya belum mengantongi data pasti. “Ya, sekitar Puluhan hektar kemungkinan ada lahan sawah yang kekeringan, kita dapat kabar dari masyarakat sangat luas lahan sawah yang kekeringan,”jelasnya.(fra)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…