Kembangkan Gandum di Jambi. Foto: Pixabay
JAMBI, SIGNALBERITA.COM — Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan pengembangan tanaman gandum seluas 200 hektare di Kabupaten Kerinci dan Merangin. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung rencana Kementerian Pertanian menjadikan Jambi sebagai salah satu wilayah pengembangan gandum.
Namun hingga Senin, 12 Januari 2026, realisasi program tersebut belum di mulai. Pemerintah Provinsi Jambi masih menunggu data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) dari Kementerian Pertanian sebagai dasar pelaksanaan di lapangan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, Rumusdar, mengatakan penanaman gandum telah di sepakati dalam rapat koordinasi akhir tahun lalu. Meski demikian, penentuan lokasi dan petani penggarap, termasuk lahan percontohan, belum di tetapkan kementerian.
“Kita kemarin ketika rapat koordinasi akhir tahun lalu di targetkan menanam gandum dengan luas 200 hektare, namun sampai sekarang CPCL belum masuk,” kata Rumusdar di Jambi.
Menurut dia, pengembangan tahap awal akan di lakukan melalui lahan uji coba seluas minimal lima hektare di wilayah dataran tinggi. Dua kabupaten, Kerinci dan Merangin, telah di tetapkan sebagai kawasan pengembangan, namun lokasi spesifik dan petani peserta masih menunggu keputusan pusat.
Program pengembangan gandum tidak hanya menyasar Provinsi Jambi. Kementerian Pertanian juga menetapkan sejumlah provinsi lain di Sumatera, seperti Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan, sebagai wilayah pengembangan komoditas tersebut.
Kementerian Pertanian menempatkan gandum sebagai komoditas strategis nasional. Untuk mendukung kebijakan tersebut, kementerian telah melakukan kajian agroklimat ke sejumlah negara, seperti Yordania dan Brasil, serta menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi, pelaku industri, dan Tentara Nasional Indonesia.
Rumusdar berharap program pengembangan gandum di Jambi dapat segera di realisasikan setelah data CPCL di terima. “Kita targetkan Jambi 200 hektare, tapi kita coba di dua wilayah itu lima hektare terlebih dahulu. Mudah-mudahan ini berhasil,” ujarnya.(Tim)
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…
JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…