JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Kondisi Pasar kripto kembali di buat waspada setelah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat di kabarkan akan kesepakatan damai. Situasi geopolitik di Timur Tengah itu ikut memengaruhi pergerakan aset digital, termasuk Bitcoin (BTC) yang masih tertahan di kisaran US$77.000 dan belum mampu mencetak breakout besar.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa kerangka kesepakatan dengan Iran sebagian besar telah selesai di bahas. Meski demikian, finalisasi resmi masih menunggu persetujuan dari berbagai pihak terkait.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian pelaku pasar global karena berpotensi meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini membayangi sektor energi dan pasar keuangan dunia.
Di tengah sentimen tersebut, harga Bitcoin sempat bergerak di rentang US$74.500 hingga US$77.200 sebelum akhirnya stabil di sekitar level US$77.000.
Perkembangan diplomasi Iran dan AS kini bukan hanya soal politik internasional. Pasar menilai hasil negosiasi bisa berdampak langsung terhadap harga minyak dunia, inflasi global, hingga arah pergerakan aset berisiko seperti saham dan kripto.
Jika ketegangan Timur Tengah mereda, distribusi energi dunia diperkirakan kembali stabil sehingga tekanan inflasi dapat berkurang. Kondisi itu biasanya memberi sentimen positif terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Namun hingga kini, pasar masih memilih wait and see karena belum ada kepastian resmi bahwa kesepakatan benar-benar selesai.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menegaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung dan belum sepenuhnya final.
Salah satu alasan utama pasar sangat memperhatikan negosiasi Iran-AS adalah keberadaan Selat Hormuz, jalur distribusi minyak paling vital di dunia.
Jika konflik meningkat dan distribusi minyak terganggu, harga energi global bisa melonjak tajam. Dampaknya akan memicu tekanan inflasi dan membuat investor cenderung menghindari aset berisiko.
Sebaliknya, apabila situasi geopolitik membaik, sentimen pasar berpotensi berubah lebih positif dan membuka peluang pemulihan bagi pasar kripto.
Media Iran bahkan mulai mengabarkan kemungkinan pelonggaran sanksi minyak serta pembatasan pelabuhan dalam pembahasan terbaru kedua negara.
Meski demikian, belum adanya keputusan resmi membuat investor masih berhati-hati mengambil posisi besar di pasar.
Secara teknikal, Bitcoin memang berhasil bertahan dari area support US$74.000. Namun pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk mengubah tren pasar menjadi bullish sepenuhnya.
Analis menilai Bitcoin masih membutuhkan penutupan harga di atas US$83.000 agar peluang kenaikan lebih besar mulai terbuka.
Jika BTC berhasil menembus area US$85.000, tekanan bearish diperkirakan mulai melemah dan membuka jalan menuju area resistance berikutnya di kisaran US$89.000 hingga US$92.000.
Sebaliknya, jika gagal breakout, risiko koreksi lebih dalam masih tetap ada. Beberapa trader bahkan masih memantau kemungkinan penurunan menuju area US$60.000 apabila sentimen global kembali memburuk.
Saat ini pasar kripto dinilai sedang menanti dua pemicu utama sebelum bergerak lebih agresif.
Pertama adalah kepastian diplomatik terkait kesepakatan Iran dan Amerika Serikat. Kedua adalah keberhasilan Bitcoin menembus resistance teknikal penting yang selama ini membatasi kenaikan harga.
Selama dua faktor tersebut belum terjadi bersamaan, volatilitas pasar diperkirakan masih tinggi dengan pergerakan harga yang cenderung fluktuatif.
Karena itu, banyak investor memilih menunggu konfirmasi lebih jelas sebelum kembali masuk besar-besaran ke pasar kripto.***
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…