Memprihatinkan! Jalan Rusak di Kumpeh Kian Parah, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

MUAROJAMBI, SIGNALBERITA.COM – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, semakin memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan vital yang menghubungkan antar desa kini rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur, terutama saat musim hujan.

Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat yang kian tertekan.

Jalur Strategis Lumpuh

Kerusakan parah terjadi di jalur utama yang menghubungkan Desa Gedong Karya, Jebus, Sungai Aur hingga simpang perbatasan menuju Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi distribusi barang dan mobilitas warga.

Akibatnya, kendaraan sering terjebak, pengiriman barang tersendat, dan biaya logistik meningkat drastis. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan masyarakat yang merasa di abaikan.

Warga Pertanyakan Komitmen Pemerintah

Tokoh masyarakat setempat, Almuttaqin, menilai Pemerintah Provinsi Jambi belum menunjukkan keseriusan dalam pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Kumpeh.

Ia menyoroti proyek pembangunan multiyears yang di nilai tidak tuntas dan terkesan setengah hati.

“Pembangunan hanya sampai Pudak hingga Jembatan Suak Kandis di Kelurahan Tanjung. Setelah itu terhenti, sementara wilayah lain masih mengalami kerusakan parah,” ujarnya.

Dampak Luas bagi Kehidupan Warga

Menurut Almuttaqin, kerusakan jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan menyangkut aspek vital kehidupan masyarakat.

“Ini menyangkut akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Jika jalan rusak, semuanya ikut terganggu,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kumpeh merupakan jalur strategis penghubung menuju Berbak dan Rantau Rasau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sehingga tidak seharusnya diabaikan.

Desakan Perbaikan Menyeluruh

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata. Almuttaqin menilai kondisi ini sudah menjadi alarm serius, terlebih isu kerusakan jalan telah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat terus berjuang sendiri. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar janji,” katanya.

Ia mendesak agar pembangunan jalan di lakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan sementara.

Bagi warga Kumpeh, jalan bukan hanya sarana transportasi, tetapi menjadi penentu utama keberlangsungan hidup dan aktivitas sehari-hari.(Tim)

Redaksi SB

Recent Posts

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

43 menit ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

5 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago

Atari Bangkit dari Masa Sulit, Raup Keuntungan Berkat Strategi Game Klasik

JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…

6 hari ago

Wali Kota Alfin Lepas Paskibraka Sungai Penuh untuk Tugas Nasional dan Provinsi Jambi

SUNGAI PENUH, Signalberita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, secara resmi melepas para pelajar…

6 hari ago