Oplus_131072
MUAROJAMBI, SIGNALBERITA.COM – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, semakin memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan vital yang menghubungkan antar desa kini rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur, terutama saat musim hujan.
Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat yang kian tertekan.
Jalur Strategis Lumpuh
Kerusakan parah terjadi di jalur utama yang menghubungkan Desa Gedong Karya, Jebus, Sungai Aur hingga simpang perbatasan menuju Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi distribusi barang dan mobilitas warga.
Akibatnya, kendaraan sering terjebak, pengiriman barang tersendat, dan biaya logistik meningkat drastis. Kondisi ini memicu keluhan dan kekecewaan masyarakat yang merasa di abaikan.
Tokoh masyarakat setempat, Almuttaqin, menilai Pemerintah Provinsi Jambi belum menunjukkan keseriusan dalam pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Kumpeh.
Ia menyoroti proyek pembangunan multiyears yang di nilai tidak tuntas dan terkesan setengah hati.
“Pembangunan hanya sampai Pudak hingga Jembatan Suak Kandis di Kelurahan Tanjung. Setelah itu terhenti, sementara wilayah lain masih mengalami kerusakan parah,” ujarnya.
Menurut Almuttaqin, kerusakan jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan menyangkut aspek vital kehidupan masyarakat.
“Ini menyangkut akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Jika jalan rusak, semuanya ikut terganggu,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kumpeh merupakan jalur strategis penghubung menuju Berbak dan Rantau Rasau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sehingga tidak seharusnya diabaikan.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata. Almuttaqin menilai kondisi ini sudah menjadi alarm serius, terlebih isu kerusakan jalan telah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat terus berjuang sendiri. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar janji,” katanya.
Ia mendesak agar pembangunan jalan di lakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan sementara.
Bagi warga Kumpeh, jalan bukan hanya sarana transportasi, tetapi menjadi penentu utama keberlangsungan hidup dan aktivitas sehari-hari.(Tim)
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…
JAKARTA, Signalberita.com – Atari kembali menunjukkan eksistensinya di industri gim global setelah berhasil mencatatkan kinerja…
SUNGAI PENUH, Signalberita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, secara resmi melepas para pelajar…