JAKARTA-Penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 mengalami sejumlah pembaruan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjamin proses penilaian berlangsung lebih transparan dan adil.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengatakan berbagai penyempurnaan dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba pada tahun-tahun sebelumnya. Perubahan tersebut mencakup penerapan sistem pemantauan digital, penambahan jumlah juri daerah, hingga penyegaran kategori penghargaan bagi peserta.
Menurutnya, sistem monitoring kini memungkinkan panitia dan dewan juri meninjau kembali jalannya perlombaan apabila muncul perbedaan pendapat terkait hasil penilaian. Fitur rekaman ulang tersebut diharapkan dapat memperkuat objektivitas sekaligus meminimalkan potensi sengketa selama kompetisi berlangsung.
Pernyataan itu disampaikan usai penyerahan piala dan medali kepada SMAN 2 Katingan Kuala yang keluar sebagai juara pertama LCC Empat Pilar MPR RI tingkat SMA se-Kalimantan Tengah di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya.
Selain mengandalkan teknologi pemantauan, MPR RI juga menerapkan aturan baru bagi seluruh juri untuk menggunakan headphone monitor selama perlombaan. Kebijakan tersebut bertujuan memastikan setiap jawaban peserta terdengar dengan jelas sehingga proses penilaian menjadi lebih akurat.
Tak hanya pada aspek teknis, penyelenggara juga memperluas ruang kreativitas peserta melalui kategori penghargaan baru berupa yel-yel terbaik. Penilaian dalam kategori ini tidak sekadar melihat semangat tim, tetapi juga mempertimbangkan unsur budaya lokal, nilai kebangsaan, serta kemampuan memadukan bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa asing dalam penampilan mereka.
Pada pelaksanaan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, penghargaan yel-yel terbaik diberikan kepada SMAN 1 Pangkalan Bun pada babak penyisihan pertama, SMAN 1 Kuala Kurun pada penyisihan kedua, dan SMAN 1 Buntok pada penyisihan ketiga.
MPR RI berharap inovasi tersebut dapat dipertahankan hingga putaran grand final di Jakarta. Selain menjadi ajang kompetisi pengetahuan kebangsaan, LCC Empat Pilar juga diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dalam suasana yang lebih menarik dan kompetitif.(*)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…