Categories: Uncategorized

Panas Ekstrem Ancam Piala Dunia

INTERNASIONAL-Sekretaris  Eksekutif Kantor PBB untuk Koordinasi Kerja Perubahan Iklim atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), Simon Stiell, memperingatkan ancaman panas ekstrem yang membayangi 2026 FIFA World Cup. Menjelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni–Juli 2026, ia menyebut risiko panas berbahaya kini meningkat dua kali lipat dibanding saat Amerika Serikat terakhir menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1994.

“Sejak terakhir kali Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1994, risiko panas yang berbahaya telah berlipat ganda. Pertandingan musim panas ini akan dimainkan dalam kondisi yang lebih panas akibat perubahan iklim, sehingga menempatkan pemain dan penggemar dalam bahaya,” kata Stiell dalam keterangannya, Kamis, 15 Mei 2026.

Menurut Stiell, perubahan iklim tidak lagi menjadi ancaman jangka panjang, melainkan realitas yang mulai memengaruhi penyelenggaraan olahraga global. Ia mendesak negara-negara dan otoritas sepak bola mempercepat transisi menuju energi bersih guna menekan dampak pemanasan global.

“Kita harus bergerak lebih cepat untuk melindungi permainan yang kita cintai dan semua orang yang menontonnya. Itu berarti bekerja dua kali lebih keras dalam transisi menuju energi bersih,” ujar dia.

Peringatan tersebut diperkuat hasil studi terbaru dari World Weather Attribution yang dirilis kurang dari sebulan sebelum turnamen dimulai. Para peneliti memperkirakan sekitar seperempat dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 berpotensi berlangsung dalam kondisi yang melampaui ambang aman berdasarkan indikator Wet Bulb Globe Temperature (WBGT).

WBGT merupakan ukuran stres panas yang memperhitungkan suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, dan radiasi matahari. Dalam pedoman kedokteran olahraga internasional, kondisi WBGT di atas 26 derajat Celsius mewajibkan jeda pendinginan dan pengawasan medis ketat terhadap atlet.

Studi itu juga mengidentifikasi sedikitnya lima pertandingan yang diperkirakan mencapai lebih dari 28 derajat Celsius WBGT. Pada level tersebut, aktivitas fisik berat dinilai berisiko tinggi memicu serangan panas atau heatstroke.

Kondisi cuaca ekstrem sebenarnya pernah terjadi saat 1994 FIFA World Cup berlangsung di Amerika Serikat. Kala itu, suhu di sejumlah kota tuan rumah seperti Dallas dan Orlando kerap menembus lebih dari 40 derajat Celsius pada siang hari. Namun, para ilmuwan menilai situasi pada 2026 berpotensi lebih buruk akibat pemanasan global.

Peneliti iklim dari World Weather Attribution, Joyce Kimutai, mengatakan kenaikan suhu rata-rata bumi sekitar 1,3 derajat Celsius sejak 1994 telah memperbesar intensitas gelombang panas di kota-kota tuan rumah.

“Mungkin satu derajat terdengar kecil, tetapi dalam sistem iklim global itu adalah lonjakan besar. Kita sudah melihat dampaknya di berbagai sektor kehidupan, dan turnamen sebesar Piala Dunia tidak akan kebal,” kata Kimutai seperti dikutip Africa News.

Ancaman panas ekstrem tidak hanya membayangi 48 tim peserta, tetapi juga jutaan suporter yang akan memadati stadion. Para penggemar dinilai lebih rentan karena harus mengantre di luar stadion, menggunakan transportasi umum yang padat, serta duduk berjam-jam di tribun terbuka di bawah paparan sinar matahari langsung.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan dibuka pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Meksiko, dan berakhir pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium. Turnamen itu akan berlangsung di tengah puncak musim panas Amerika Utara, ketika risiko gelombang panas diperkirakan meningkat akibat perubahan iklim.(*)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago