Sungai Penuh – Pelanggan PLN di Kincai plaza Sungai Penuh di paksa mengganti meteran pascabayar ke Prabayar dengan biaya 1,5 juta, padahal meteran pasca bayar masih bagus
Hal ini tentu menyebabkan pelanggaran di Kincai plaza mengeluh karena tidak punya uang untuk mengganti meteran dengan biaya 1,5 juta. Ratusan pedagang Kincai plaza terpaksa mengikuti arahan dari pihak pengelola Kincai plaza kalau tidak mau maka listrik akan di putus.
Manager Manajer PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, saat di konfirmasi, membenarkan ada pergantian namun tidak ada paksaan dan tidak ada biaya penggantian merwe bagi pelanggan PLN. “Dari PLN tidak memaksa Tidak ada biaya penggantian meter bagi pelanggan PLN,”jelasnya
Di tanya soal adanya pembayaran penggantian meteran yang di minta sebagaimana di utarakan pedagang? Manager PLN ULP Sungai penuh malah menpertanyakan di;bayar kemana? Ini tentu menarik untuk di telusuri jika PLN tidak ada paksaan dan tidak ada biaya pengalihan meteran, lalu siapa yang mengambil manfaat dan aliran dana tagihan listrik puluhan tahun lamanya mengalir kemana?
Hal ini di karenakan pihak PLN mengaku bahwa meteran yang terpasang di tiap roko Kincai plaza bukan milik PLN. “ Untuk meter yang lama Bukan Milik PLN, yang masang meteran dulu kincai plaza bukan PLN, ”kata Eko manager PLN ULP Sungai Penuh.
Manager PLN ULP Sungai Penuh saat di tanya soal pajak Listrik ke siapa kalau bukan ke PLN,? Eko mengatakan tanya ke pelanggan. “Pelanggan bayarnya kemana, ada bukti bayarnya,”katanya
Eko menjelaskan bahwa Secara umum pedagang kincai plaza sebelumnya belum menjadi pelanggan PLN Secara Langsung. “Kami hanya menagih pemakaian dari pelanggan PLN,”ujarnya
Saat di tanya selama ini PLN tidak mengeluarkan struk pembayaran listrik ke pedagang Kincai plaza. Ia mempersilahkan tanya ke pedagang. “Mungkin bisa di minta ke pedagang kincai Plaza, Mereka menerima struk pembayaran seperti apa,”ungkapnya
Kemana aliran dana tagihan listrik pedagang Kincai Plaza selama puluhan tahun, jika tagihan tersebut tidak sampai ke PLN, karena PLN mengaku tidak mengeluarkan struk pembayaran,(add)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…