Peluang 8 Caleg DPR RI Asal Kerinci

Oleh : Dr Jafar Ahmad MsI

KONTESTASI untuk Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, akan semakin ketat. Karena dari DCS yang telah diumumkan KPU RI, Caleg yang akan maju ke Senayan, yang berasal kabupaten Kerinci dan sungai penuh, sebanyak delapan orang.

Delapan orang Caleg yang ikut menjadi kontestan pada Pemilu 2024 mendatang ini, sudah barang tentu basis utama yang akan diperebutkan suara dari Kerinci dan Sungai Penuh.

Sedangkan dari jumlah Daftar Pemilih Tetap yang ditetapkan KPU Kerinci dan kota Sungai Penuh, jumlah seluruhnya sebanyak 270.255 pemilih dengan rincian DPT Kerinci sebanyak 197.657 pemilih, sedangkan Sungai Penuh sebanyak 72.598.

Jika jumlah 270.255 pemilih, dibagi ke 8 calon legislatif yang notabene merupakan berasal dari Kerinci tesebut. Tentu belum bisa mendudukkan anggota DPR RI yang berasal dari Kerinci dan Sungai Penuh.

Dari informasi yang himpun 8 Caleg yang akan berkompetisi menuju Senayan tersebut, hanya 3 orang yang berdomisli di Kerinci dan Sungai Penuh dengan memiliki KTP, yakni H. Adirozal, Bupati Kerinci dua periode yang maju DPR dari PAN, Asafri Jaya Bakri (AJB) Mantan Walikota Sungai Penuh 2 periode yang maju dari Partai Golkar dan Ir Ami Taher, Wakil Bupati Kerinci yang maju dari Partai PKS.

Tentunya secara analisa yang sudah lama bergaul dan berdomisili dengan masyarakat di Kerinci maupun di Sungai Penuh, akan mudah dikenal orang ketimbang yang jarang duduk di Kerinci dan muncul saat Pemilu saja.

Dr Jafar Ahmad, Pengamat Politik Jambi yang juga Warek II IAIN Kerinci, menyampaikan analisa bahwa untuk Caleg DPR RI yang berasal dari Kerinci dan Sungai Penuh, dirinya belum memiliki hasil surveinya. Namun, menurutnya semuanya memiliki peluang untuk bisa duduk di Senayan.

“Namun, tidak cukup suara dari Kerinci dan sungai penuh yang mengantarkan DPR RI. Calon yang kuat itu tidak merebut suara di Kerinci saja tapi juga di daerah lain dalam provinsi Jambi, seperti Bangko, Bungo dan kota Jambi. Kalau tidak ya tidak bisa duduk,”katanya.

Menurutnya untuk saat ini Sentimen kedaerahan atau Etnis, tidak bisa harapkan karena Kerinci dan Sungai Penuh hanya 10 Persen dari Suara yang diperebutkan di provinsi Jambi.

“Meski Caleg itu unggul di Kerinci, namun tetap tidak bisa, jika tidak dukung suara dari daerah lain. Apalagi Caleg di daerah lain Incumbent yang tentunya sudah lama dan bisa merawat basisnya,”jelasnya

Dia juga menjelaskan yang memungkinkan memiliki peluang, siapa yang memilki jejaring bisa di aktifkan kembali. Seperti Adirozal yang sudah lama di sini apakah bisa diaktifasi jejaring untuk memenangkannya. Begitu juga dengan AJB mampu tidak mengaktifkan jejaring untuk mendongkrak suaranya.

Karena menurut Doktor Muda di IAIN Kerinci ini yang memungkin dalam pertarungan yang sempit di Kerinci dan Sungai Penuh, yang memungkinkan pertarungan darat yang berpengaruh, langsung dengan orang, beda dengan udara seperti iklan, spanduk informasi media sosial.

“Jadi Pertarungan mesti darat karena yang berebut suara banyak. Beda halnya tidak ada lawan, itu yang harus diaktifasikan jejaring. Tapi ketika ada lawan tidak bisa membawa sentimen kedaerahan Kerinci, kalau 1 orang itu mungkin bisa dibawa sentimen etnis Kerinci, maka itu akan kuat,”terangnya.

Ditanya seperti apa pengaruh Caleg yang berdomisili di Kerinci dan Sungai Penuh secara admistrasi kependudukan KTP ? Karena jika dilihat dari 8 Caleg DPR RI hanya Tiga yang memiliki KTP Kerinci dan Sungai Penuh yakni Adirozal, Asafri Jaya Bakri dan Ami Taher.

Kata Jafar Ahmad, secara teori orang yang lama di Kerinci seperti Adirozal, AJB Dan Ami Taher, mestinya lebih ringan sosialiasi lebih ringan ketimbang orang atau Calon yang jarang di Kerinci.

“Mestinya seperti itu secara teori. Secara pengalaman orang yang sudah berada disini lebih panjang itu lebih mudah aktifasi jejaringnya, tapi tidak menutup kemungkinan calon lain bisa juga, kita kan tidak tau,”tuturnya.

Orang yang lama berdomisili di Daerah seperti Kerinci dan Sungai Penuh, tentunya secara sisi pembiayaan mereka harusnya lebih kecil dikeluarkan, Karena biaya sosialisasi sudah dikeluarkan 10 tahun belakangan.

“Yang baru, biaya sosialisasi akan lebih besar, karena mereka jarang berada disini. Kalau secara kemampuan sosialisasi tentu yang sudah lama di Kerinci, yang di untungkan karena secara tidak sengaja mereka sudah dikenal masyarakat,”tambahnya.

Dari informasi yang dikumpulkan Signal Berita ada sebanyak 8 Calon DPR RI dari Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, yang akan maju berkompetisi menuju Senayan pada Pemilu 2024 mendatang, yaitu :

1. Syafril Nursal dari Partai Demokrat

2. Asafri Jaya Bakri partai Golkar

3. Adirozal dari PAN

4. Paizal Kadni dari PKB

5. Nuzran Joher partai Nasdem

6. Adril Elfani PPP

7. Fahmi Rizal Partai Umat

8. Ami Taher PKS

Redaksi SB

Recent Posts

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat

JAMBI, Signalberita.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam…

5 menit ago

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

3 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

4 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

5 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago