Peneliti Identifikasi Ikan Purba Hidup Sekitar 365 Juta Tahun

SIGNALBERITA.COM – Penemuan menakjubkan kembali terungkap dari dunia paleontologi. Tim peneliti internasional berhasil mengidentifikasi fosil ikan purba yang hidup sekitar 365 juta tahun lalu pada periode Devon.

Fosil ini di beri nama Alienacanthus malkowskii, namun kemudian lebih di kenal dengan julukan populer sebagai “ikan alien” karena bentuk rahangnya yang sangat tidak biasa.

Dalam laporan yang di terbitkan dan di kutip oleh Live Science serta Swissinfo, para ilmuwan menyebut bahwa ikan ini memiliki salah satu rahang bawah paling ekstrem yang pernah tercatat dalam sejarah fosil. Rahang bawahnya di perkirakan berukuran dua kali lebih panjang di bandingkan tengkoraknya, menghasilkan bentuk underbite ekstrem yang membuatnya tampak sangat aneh jika di bandingkan dengan ikan purba lain.

Peneliti menduga struktur rahang yang tak lazim ini bukanlah kebetulan. Kemungkinan besar, rahang panjang tersebut merupakan adaptasi alami yang membantunya menangkap mangsa di perairan purba yang kaya akan spesies pada zamannya. Bentuk rahang bawah yang menjorok jauh ke depan di duga berfungsi seperti “jebakan” untuk menyergap hewan laut kecil yang bergerak cepat.

“Ikan ini benar-benar unik dan berbeda dari kebanyakan ikan yang pernah kami pelajari. Bentuk rahangnya memberi gambaran baru tentang keragaman adaptasi hewan laut di periode Devon,” ungkap salah satu peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.

Penemuan ini sekaligus menambah daftar panjang spesies prasejarah dengan bentuk tubuh ekstrem yang memperlihatkan betapa beragam dan anehnya kehidupan laut pada ratusan juta tahun lalu. Walaupun disebut sebagai “ikan alien”, sebutan itu hanya istilah populer karena bentuknya yang aneh, bukan berarti berasal dari luar bumi.

Penemuan fosil Alienacanthus malkowskii menjadi bukti nyata bahwa laut purba menyimpan banyak misteri. Kehidupan di masa lalu ternyata jauh lebih kompleks dan menakjubkan daripada yang kita bayangkan, serta memberikan pemahaman penting bagi para ilmuwan untuk menelusuri evolusi hewan modern yang kita kenal saat ini.

Sumber: Live Science (www.livescience.com)

Swissinfo (www.swissinfo.ch)

Redaksi SB

Recent Posts

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

2 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

3 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

4 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…

6 hari ago