Pengguna Mobil Listrik Perlu Tahu, Komponen Ini Berbahaya Jika Disentuh

Signalberita.com – Mobil listrik terus berkembang dengan teknologi kendaraan ramah lingkungan. Namun, kendaraan listrik tetap menyimpan risiko jika di tangani tanpa pengetahuan yang memadai.

Salah satu bagian yang wajib mendapat perhatian khusus adalah kabel kelistrikan berwarna oranye yang terdapat di berbagai area kendaraan listrik.

Penanda Jalur Kelistrikan Tegangan Tinggi

Kabel oranye pada mobil listrik bukan sekadar pembeda warna. Komponen ini merupakan jalur utama yang menghubungkan berbagai sistem penting dalam powertrain kendaraan listrik.

Kabel tersebut mengalirkan daya dari baterai tegangan tinggi menuju inverter dan motor penggerak. Karena fungsinya yang vital, kabel ini di rancang dengan warna mencolok agar mudah di kenali oleh teknisi maupun pengguna.

Warna oranye sengaja di gunakan untuk membedakannya dari sistem kelistrikan 12 volt yang di gunakan untuk komponen kendaraan pada umumnya, seperti lampu, sistem hiburan, dan perangkat elektronik lainnya.

Jangan Pernah Menyentuh Tanpa Keahlian

Para ahli mengingatkan agar pengguna tidak sembarangan menyentuh atau melakukan pemeriksaan sendiri pada kabel berwarna oranye tersebut.

Pasalnya, jalur kelistrikan ini membawa arus dan tegangan tinggi yang berpotensi menimbulkan sengatan listrik serius apabila ditangani tanpa prosedur keselamatan yang tepat.

Risiko tersebut menjadi alasan mengapa pekerjaan perawatan maupun perbaikan pada sistem tegangan tinggi mobil listrik hanya boleh dilakukan oleh teknisi yang telah memiliki sertifikasi dan perlengkapan keselamatan khusus.

Keselamatan Menjadi Prioritas

Bagi pemilik mobil listrik, mengenali fungsi kabel oranye menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan. Jika menemukan kerusakan, kebocoran, atau kondisi tidak normal pada area tersebut, sebaiknya segera membawa kendaraan ke bengkel resmi atau teknisi yang berkompeten.

Memahami karakteristik kendaraan listrik tidak hanya membantu menjaga performa kendaraan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat kesalahan penanganan komponen bertegangan tinggi.***

Redaksi SB

Recent Posts

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat

JAMBI, Signalberita.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam…

3 jam ago

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…

6 jam ago

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…

7 jam ago

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…

8 jam ago

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…

6 hari ago

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…

6 hari ago