Perempuan Berhijab Asal Tangerang Bergabung dengan National Guard Amerika Serikat. Foto: Ist
JAKARTA, SIGNALBERITA.COM — Nama Kezia Syifa menjadi perbincangan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya mengenakan seragam militer Amerika Serikat beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, sosok perempuan berhijab asal Tangerang, Banten, itu terlihat berpamitan dengan keluarga sebelum tugas militernya di jalani.
Sorotan publik muncul setelah di ketahui bahwa Syifa berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI) yang telah bergabung secara resmi dengan Angkatan Darat Amerika Serikat melalui jalur National Guard. Informasi tersebut memicu rasa ingin tahu warganet, terutama terkait posisi penugasan serta besaran penghasilan yang di terima.
Kezia Syifa tercatat sebagai anggota National Guard, yakni komponen militer cadangan Amerika Serikat yang berada di bawah kewenangan pemerintah negara bagian dan dapat di kerahkan secara nasional apabila di butuhkan.
Keputusan untuk bergabung dengan institusi militer Amerika Serikat di sebut setelah melalui proses panjang serta diskusi bersama keluarga. Oleh pihak keluarga di sampaikan bahwa Syifa tidak di tempatkan sebagai pasukan tempur.
Kekhawatiran sempat di rasakan pihak keluarga karena anggapan bahwa setiap prajurit harus di terjunkan langsung ke medan konflik. Namun setelah penjelasan resmi di peroleh, di ketahui bahwa tugas administratif telah di berikan kepada Syifa di lingkungan perkantoran National Guard.
Pekerjaan mencakup pengelolaan dokumen, data, serta operasional internal militer. Penempatan tersebut lebih aman karena tidak bersentuhan langsung dengan operasi tempur.
Perhatian publik semakin meningkat setelah informasi mengenai gaji yang di terima prajurit National Guard beredar luas. Sistem penggajian tentara Amerika Serikat memiliki struktur yang jelas, dengan besaran upah berdasarkan pangkat, masa dinas, dan jenis penugasan.
Berdasarkan data Defense Finance and Accounting Service (DFAS) per Januari 2026, pendapatan tahunan prajurit pemula di unit administrasi National Guard di perkirakan mencapai US$ 35.072 atau setara Rp 605 juta per tahun.
Jika di rata-ratakan, penghasilan bulanan berada di kisaran US$ 2.922 atau sekitar Rp 49,5 juta, dengan upah per jam sekitar US$ 16,86. Nominal tersebut masih berupa gaji pokok dan belum termasuk tunjangan tambahan.
Perbandingan dengan Gaji Prajurit TNI
Sebagai pembanding, gaji pokok prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah di atur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2024. Dalam ketentuan tersebut, gaji tamtama berada pada kisaran Rp 1,7 juta hingga Rp 2,7 juta per bulan, sedangkan perwira tinggi menerima sekitar Rp 5,6 juta hingga Rp 6,4 juta, di luar tunjangan jabatan dan kinerja.
Perbedaan penghasilan antara militer Amerika Serikat dan TNI dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk besarnya anggaran pertahanan, struktur organisasi, kondisi ekonomi negara, serta kebijakan kesejahteraan personel.
Kebijakan Inklusif dan Tunjangan Tambahan
Selain gaji pokok, berbagai fasilitas tambahan juga di berikan kepada personel militer Amerika Serikat, seperti tunjangan perumahan, keringanan pajak, serta akses beasiswa pendidikan.
Di sisi lain, kebijakan inklusif juga di terapkan. Penggunaan hijab saat bertugas di perbolehkan bagi personel muslim, termasuk saat mengenakan seragam resmi. Kebijakan tersebut mencerminkan penghormatan terhadap kebebasan beragama dan keberagaman latar belakang anggota.
Syifa di ketahui bukan satu-satunya muslimah berhijab yang bertugas di lingkungan militer Amerika Serikat. Keberagaman tersebut di nilai tidak menghambat profesionalisme selama tugas di jalankan sesuai aturan dan tanggung jawab.
Kisah Kezia Syifa menjadi gambaran bagaimana profesionalisme, kompetensi, dan integritas di jadikan tolok ukur utama dalam sistem militer modern, tanpa memandang latar belakang budaya maupun kewarganegaraan. (Tim)
JAKARTA, Signalberita.com – Pebalap Aprilia, Jorge Martin, menyambut penuh optimisme lanjutan MotoGP 2026. Ia menilai…
JAKARTA, Signalberita.com – Honda Scoopy menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Jakarta Sneaker…
Signalberita.com - Minuman dingin sering di konsumsi yang panas, salah satunya Es kopi. Namun, minuman…
JAMBI, Signalberita.com – Seminar Nasional 2026 yang mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”…
JAKARTA, Signalberita.com – Banyak orang lebih fokus melatih otot tubuh bagian atas saat berolahraga dan…
MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang…